Ekonomi

Usai Tamat SMA, Pemuda ini Pilih Berbagi Kasih Bersama Masyarakat Pelosok

98
×

Usai Tamat SMA, Pemuda ini Pilih Berbagi Kasih Bersama Masyarakat Pelosok

Sebarkan artikel ini
Keterangan: Pembagian Sembako Kepada Masyarakat Desa Oepaha.
Keterangan: Pembagian Sembako Kepada Masyarakat Desa Oepaha.

KabKupang_IndoNusra.com – Kali ini berbeda, sebuah aksi inspiratif yang tergolong baru ditemukan di lapangan.

Salah satu pemuda yang baru saja menyelesaikan pendidikan di tingkat SMA, lebih memilih untuk merayakan kelulusannya dengan berbagi kasih dalam bentuk bantuan sosial (Bansos) bersama masyarakat di pelosok Desa Oepaha, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT, tepatnya di Jemaat Tiberias Oepaha pada hari Sabtu (18/07) sore.

Sebelum melanjutkan ke bangku pendidikan yang lebih tinggi, ia memilih untuk fokus menunjukkan kepedulian nyata bagi sesama yang membutuhkan.

Net, pemuda yang akrab disapa demikian, Ia tidak tanggung-tanggung dalam menunjukkan ketulusannya melalui aksi berbagi kasih ini. Walaupun bentuk Bansos yang dibagikan berupa beras seberat 5 kg per orang, aksi nyata ini menunjukkan dampak yang sangat positif di tengah masyarakat.

Pasalnya, setibanya di Desa Oepaha, ia disambut hangat oleh Pemerintah Desa setempat serta masyarakat yang antusias berdatangan untuk menerima bagian kasih dari pemuda tersebut.

Usai pembagian, kepada media ia mengatakan bahwa motivasi utamanya untuk berbagi kasih karena dirinya merasa, daripada memilih bersenang-senang dengan teman-teman sekolah setelah kelulusan SMA seperti berfoya-foya atau mengadakan pesta, hal tersebut hanya akan memberikan kebahagiaan yang sementara.

Baginya, kebahagiaan yang sejati adalah ketika hal baik yang kita miliki bisa dirasakan manfaatnya oleh orang lain juga.

Keterangan: Pembagian Sembako Kepada Masyarakat.
Keterangan: Pembagian Sembako Kepada Masyarakat.

“Jadi menurut saya, daripada uang tabungan yang ada digunakan untuk berfoya-foya, lebih baik saya alokasikan untuk membeli sembako sebelum saya lanjut kuliah. Walaupun dalam bentuk beras hanya lima kilo per orang, tetapi ini sebagai bentuk ketulusan saya untuk berbagi kebahagiaan bersama jemaat dan masyarakat di Desa Oepaha,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa total Bansos beras yang dibagikan kepada masyarakat secara keseluruhan mencapai 400 kg. Aksi sosial ini merupakan langkah awal, dan ke depan direncanakan akan ada aksi serupa di beberapa wilayah lainnya.

Kepala Desa Oepaha, Kobis Kofan, pada kesempatan itu menyampaikan limpah terima kasih atas kehadiran pemuda tersebut yang dinilai menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk berbagi kasih bersama warganya.

“Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi kehadiran Saudara Net yang telah meluangkan waktu untuk hadir, terutama untuk berbagi kasih dan peduli secara nyata bersama masyarakat kami di Desa Oepaha,” bebernya.

Ia menambahkan, hal positif seperti ini patut dicontoh karena bisa menjadi motivasi serta inspirasi yang baik bagi teman-teman atau anak-anak sekolah yang lain.

Sementara itu, salah satu penerima bantuan, Yafet Nifu Nenobais yang merupakan warga Desa Oepaha, turut menyampaikan limpah terima kasih. Menurutnya, bantuan beras ini merupakan berkat yang sangat bermanfaat dan menjadi dorongan nyata untuk mengurangi beban ekonomi kebutuhan rumah tangga sehari-hari. (Yuantin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *