KabKupang_IndoNusra.com– Kuat di Duga, Seorang ASN PPPK Paruh Waktu Memanipulasi Administrasi atau Berkas untuk Mengikuti Tes PPPK di Tahun 2024-2025, dan Dinyatakan Lulus Sebagai ASN PPPK Kabupaten Kupang.
Berdasarkan informasi yang di himpun media ini Senin, (28/09) siang dari sumber terpercaya, Seorang ASN PPPK Paruh Waktu Kabupaten Kupang itu atas nama Marice D. Denagaba awalnya mengabdi di SD Kristen Generasi Unggul Oesao.
“Waktu dia mengundurkan diri dari ini sekolah tidak bukti atau surat apapun dari ini sekolah. Dia sendiri yang mengundurkan diri sejak tanggal 10 Oktober 2023. Setelah itu baru dia ikut tes pppk paruh waktu di tahun 2024-2025. Dan dia dinyatakan lulus, padahal dia ijasah hanya SMA”, ujar sumber.
Sehingga bersangkutan dinyatakan lulus dan di tempatkan di UPTD SD Negeri Fatuteta sebagai tenaga Operator.
Namun, di UPTD SD Negeri Fatuteta sudah ada tenaga Operator. Sementara bersangkutan tidak mengerti komputer atau laptop.
“Bayangkan saja, dia tes dan lukis sebagai tenaga Operator. Tapi dia tidak pernah tau atau mengoperasikan laptop. Ini kan aneh. Masa dia ikut tes tapi dari sekolah waktu itu tidak kasi dia surat pengabdian dari ini sekolah. Masa dia bisa lulus. Jadi ini jangan sampai dia manipulasi dia punya data dari ini sekolah”, ungkap sumber.
Bersangkutan memang kuliah, tetapi tidak pernah wisuda.
Waktu itu Ia sebagai guru kelas di Sekolah SD Kristen Generasi Unggul Oesao.
Tambah sumber, sehingga dengan adanya informasi ini, sumber merasa bahwa di duga kuat yang bersangkutan memanipulasi data administrasinya untuk mengikuti tes PPPK Paruh Waktu.
Sumber merasa tidak puas, pasalnya dari UPTD SD Negeri Fatuteta menduga bahwa jangan sampai adanya Orang Dalam (Orda) sehingga bersangkutan bisa lulus dan ditempatkan di UPTD SD Negeri Fatuteta.
“Ia, kita juga merasa tidak nyaman. Karena jangan sampai dari SD Fatuteta bilang mungkin pengaruh karena ada orang dalam sehingga dia bisa lulus. Padahal tidak sama sekali. Sekarang dia lagi urus pemberkasan untuk terima dia punya gaji full. Sementara dia di SD Negeri Fatuteta sudah selama kurang lebih 2 Minggu dia tidak masuk kerja”, kesal Sumber.
Sementara, Marice D. Denagaba yang konfirmasi media ini via pesan WhatsAppnya Senin, (28/09) sekitar pukul, (20:25) WITA belum merespon.
“Maaf b (saya) belum ada waktu kaka, masih ada urusan keluarga🙏”, tulisnya singkat. (Yuantin)












