KabKupang_IndoNusra.com– Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirtha Lontar Kabupaten Kupang Siap Membuka Jaringan Baru ke Pelabuhan Rakyat di Desa Bolok guna Menjawab Kebutuhan Rakyat.
Direktur Perumda Air Minum Tirtha Lontar Kabupaten Kupang, Jony Benny Sulaiman, kepada awak media ketika di wawancarai terkait usai Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok mengatakan bahwa, selain fokus pelayanan kepada Masyarakat di Desa Bolok, dan juga kawasan industri Bolok, pihaknya sudah bersurat ke Pemerintah Kecamatan dan juga Pemerintah Desa.
Sehingga dalam pembangunan pelabuhan ini, Perumda Air Minum Kabupaten Kupang bisa membuka jaringan ke pelabuhan agar bisa menjawab kebutuhan masyarakat nanti.
“Jadi untuk pelayanan sampai ke kawasan industri Bolok, dan juga pelayanan ke masyarakat, kita juga akan membuka jaringan dan siap untuk melayani di pelabuhan. Tinggal kita eksekusi. Makanya tadi sudah adakan pemberitahuan lisan ke pemerintah desa. Kalau untuk kecamatan sudah ada pemberitahuan sejak beberapa hari lalu”, ungkapnya hari Selasa, (13/10).
Namun, Ia menguraikan bahwa di masa efisiensi ini, terdapat beberapa opsi yang di gunakan untuk bisa mendapatkan jaringan perpipaan.
Untuk sambungan jaringan ke pelabuhan rakyat memang satu jalur perpipaan dengan masyarakat. Sehingga Perumda Air Minum untuk buka jaringan ke pelabuhan rakyat.
Memasuki Musim Kemarau, Debit Air di Semua Titik Menurun.
Dalam merasakan dampak dari musim kemarau, debit air yang ada di semua titik hampir menurun.
“Seperti debit air di Kolhua, yang dulu 10 skala liter per detik, tapi sekarang turun sampai 03 skala liter. Dia menurun. Nah, strategi salah satunya adalah selain hilir, pipa-pipa kita juga sudah keropos, tersumbat, jadi kita sudah berulang-ulang tambal sehingga kita gunakan pipa baru. Pada intinya kita optimalkan pelayanan kepada pelanggan eksisting. Kota tidak menamba pelanggan”, tegasnya.
Jadi pihaknya sudah memitigasi beberapa resiko terkait dengan dampak ini, yaitu salah satunya yakni, menggunakan sistem hilir dengan jalur baru.
Pihaknya perbanyak pelayanan air pada jadwal malam hari. Sehingga waktu istirahat atau di luar jam aktifitas siang hari, masyarakat bisa memperhatikan jadwal air.
“Jadi masing-masing wilayah beda-beda. Jadi kita upayakan agar bisa sampai pagi untuk semua pelanggan kita yang ada di wilayah kota Kupang. Karena jumlah pelanggan kita di kota cukup banyak”, jelasnya.
Sementara Kabupaten Kupang, dari mata air Camplong rutin untuk ke daerah Brigif 21/Komodo, Oelamasi, dan juga Oesao.
Tambahnya, banyak pelanggan di Kabupaten Kupang sekitar 4000 ke atas. Karena mulai dari Kupang Tengah, Kupang Timur, sampai ke Fatuleu.
Pihaknya juga mengoptimalkan Mata Air yang ada di Kabupaten Kupang seperti Baumata, Tarus, Oenaek, dan juga di Oesusu, Kecamatan Takari. (Yuantin)












