
Kupang_IndoNusra.com– Sebanyak Sembilan Puluh (90) Anak-anak Remaja Gereja Masehi Injil di Timor (GMIT) Naikolan, Kota Kupang, NTT mengadakan Ret-Ret sejak hari Rabu 17 hingga Sabtu 20-06-2026.
Ret-ret tersebut dengan Thema Bertumbuh dalam iman, kasih dan sukacita serta cerdas dalam Yesus.
Berdasarkan pres rilis yang di terima media, Anak-anak adalah Anugerah sekaligus masa depan yang harus dijaga fisik, mental, dan spiritualnya.
Namun, di era modern ini Anak-anak rentan menghadapi berbagai tantangan, mulai dari krisis rasa percaya diri hingga ancaman luar seperti bullying (perundungan), serta kekerasan fisik, dan verbal, maupun seksual.
Seringkali, Anak-anak belum memahami sepenuhnya haknya untuk merasa aman dan bagaimana cara melindungi diri.
Di sisi lain, potensi kecerdasan mereka kadang terhambat oleh lingkungan atau pola pikir yang keliru tentang arti “Menjadi Cerdas” Pelayanan Anak, Remaja dan Taruna adalah ladang misi yang strategis.
Anak adalah generasi penerus Gereja yang perlu ditanamkan pertumbuhan iman, kasih dan sukacita serta pengembangan kecerdasan di dalam Tuhan sejak dini. Kegiatan rutin di kelas seringkali terbatas pada pengajaran di ruangan.
Melalui Ret-ret, Anak-anak diajak keluar dari rutinitas untuk mengalami kebersamaan, permainan, asa kecerdasan dan pengenalan Firman Tuhan dalam suasana yang lebih santai dan menyenangkan.
Tujuannya adalah untuk Mengembangkan karakter dan keterampilan anak-anak PART, Membangun karakter anak seperti kejujuran, Kerjasama, dan saling menolong, Mempererat kekeluargaan antara anak-anak dan pelayan PART dan Memberi ruang bagi anak untuk istirahat dari rutinitas dan bersukacita bersama sebagai keluarga Allah
Ret-ret ini juga menjadi wadah bagi pelayan PART untuk mempererat relasi dengan sesama pelayan PART dan juga anak-anak di luar jam ibadah, sehingga pelayanan bisa berjalan lebih dekat dan personal.

Retret yang holistik menjadi kunci menjawab pergumulan anak-anak. Melalui pendekatan Psikologis (membangun self-esteem), Teologis (memahami nilai diri di mata Tuhan), dan Edukasi Praktis (perlindungan diri dan pengembangan kecerdasan), anak-anak diharapkan pulang dengan paradigma baru: bahwa mereka berharga, mampu melindungi diri, dan siap mengasah kecerdasan yang telah Tuhan titipkan.
Oleh karena kegiatan Ret-ret ini juga untuk menjawab pergumulan ini dengan materi “Aku Berharga” yang dibawakan oleh Ibu Lolang Massi, M.Pd (Dosen BK Undana Kupang) dan materi “Aku Aset Kerajaan Sorga” Oleh Pdt. Threes M. Saneh Bukang S. Si Teol
Kelas cerdas dibutuhkan untuk bagaimana Menstimulasi Kecerdasan Anak: Mengasah kemampuan berpikir logis dan kreatif anak melalui aktivitas interaktif dan Membangun Karakter Anak: Menanamkan nilai-nilai kemandirian, kerja sama tim, dan rasa percaya diri.
Kelas Cerdas terdiri dari 21 kelas profesi antara lain: Kelas Konten Kreator, Kelas Olah Vocal, Kelas MC, Kelas Penari, Kelas Dokter, Kelas Matematika Ilmuan, Kelas Cheff, kelas Pendeta, Kelas Pendongeng, Kelas Ilmuan, kelas Fotografer, Kelas Pemusik, Kelas Model, Kelas Make Up Artist, Kelas Pengacara, Kelas Wartawan, Kelas Nelayan, Kelas Guru, kelas Penjahit, Kelas Petani, Kelas Ahli Kehutanan dan kelas Petugas Pemadam Kebakaran dan kelas dokter.
Kegiatan kelas Cerdas dilakukan di Gedung dan Halaman GMIT Betlehem Naikolan dan beberapa kantor, antara lain: Kantor BPDAS Benain Noelmina, Kantor Damkar, Kantor Pos Kupang, Lantamal, dan Labkesda.
Pra-Retret (Pemilihan Kelas): Anak mengisi kuesioner minat sederhana untuk menentukan kelas profesi yang diinginkan.
Sesi Pembelajaran (Eksplorasi): Masuk ke kelas masing-masing, dipandu oleh mentor (professional dan kakak Pendamping) untuk belajar dan membuat karya.
Sesi Kerja Kelompok (Persiapan): Anak-anak merancang cara mempresentasikan kelas mereka (bisa lewat drama singkat, lagu, pameran hasil karya, atau presentasi lisan).
Sesi “Cerdas Show & Expo” (Presentasi): Setiap kelas maju ke panggung untuk memamerkan apa yang sudah mereka pelajari.
Kegiatan Ret-ret diikuti oleh 90 orang anak, remaja, dan Teruna GMIT Betlehem Naikolan klasis Kota Kupang dari tanggal 17-20 Juni 2026. Kegiatan yang juga diikuti anak-anak adalah “Pendalaman Alkitab” dan “Lintas Alam”. (***)

