KabKupang_IndoNusra.com– Peletakan Batu Pertama Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau Sebagai Sebuah Momentum Sejarah bagi Kabupaten Kupang dan NTT.
Demikian di ungkapkan Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Fernando Suarez dalam sambutannya saat Menghadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau, Kabupaten Kupang, NTT Senin,(05/10) siang.
Pada kesempatan itu, Dirinya menyebutkan bahwa peletakan batu pertama pembangunan Patung Kristus Memberkati sebagai sebuah momentum sejarah bagi Kabupaten Kupang dan NTT.
Ia mengingat kembali pembangunan Patung Kristus Raja di Dili, Timor-Timur pada tahun 1996 yang juga menjadi salah satu ikon penting.
Tiga dekade kemudian, menurutnya, pembangunan Patung Kristus Memberkati di Pulau Semau menjadi sebuah momentum baru yang patut mendapat dukungan bersama.
“Semua yang hadir hari ini menjadi saksi sejarah peletakan batu pertama pembangunan Patung Kristus Memberkati”, ujar Nando akrab di sapa.
Ia menegaskan, peletakan batu pertama hanyalah langkah awal. Tantangan terbesar adalah memastikan pembangunan dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga memberikan manfaat nyata bagi Masyarakat.
“Peletakan batu pertama itu gampang. Yang sulit adalah menyelesaikan pembangunan yang sudah dimulai hari ini”, tegasnya.
Nando berharap Pemerintah Kabupaten Kupang bersama Pemerintah Provinsi NTT dapat bekerja secara bersama-sama untuk memastikan pembangunan Patung Kristus Memberkati dapat diselesaikan sesuai target.
Ia menargetkan pada tahun 2028 pembangunan tersebut sudah dapat diselesaikan dan menjadi salah satu ikon wisata religi di NTT.
“Pak Bupati tidak sendiri. Ada Pak Gubernur, ada kami di DPRD Provinsi. Kita harus bekerja bersama dan memastikan pada tahun 2028 Patung Kristus Memberkati ini sudah dapat kita gunakan dan menjadi kebanggaan masyarakat”, katanya.
Momentum peletakan batu pertama ini sekaligus menandai dimulainya sebuah gagasan besar untuk menjadikan Pulau Semau sebagai salah satu destinasi unggulan Kabupaten Kupang dan NTT.
Dengan dukungan pemerintah, gereja, masyarakat, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan, pembangunan Patung Kristus Memberkati diharapkan dapat menjadi ikon yang memperkuat identitas NTT serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat dan daerah dalam jangka panjang.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas dalam sambutan menyampaikan dukungan agar pembangunan patung Kristus Memberkati dapat di laksanakan.
“Peletakan batu pertama yang di lakukan hari ini, bukan di mulainya sebuah monumen atau bangunan fisik semata. Ini merupakan simbol iman, harapan kasih dan persatuan bagi seluruh masyarakat kabupaten kupang tapi masyarakat nisa tenggara timur”, ungkapnya.
Patung Kristus memberkati yang akan di bangun ini untuk senang tiasa hidup dalam Kasih Tuhan, menjaga persaudaraan, serta membangun kehidupan masyarakat yang damai, harmonis, penuh toleransi, junjung nilai kasih yang diajarkan oleh Kristus.
Yang hendak menjadi landasan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Pembangunan Patung Kristus Memberkati ini, dihrapakan dapat menjadi salah satu destinasi wisata religi yang mampu menarik perhatian masyarakat dari berbagai daerah.
Pembangunan Patung Kristus Memberkati ini juga nantinya dapat meningkatkan kebutuhan ekonomi masyarakat semau melalui sektor pariwisata, UMKM, serta pemberdayaan masyarakat lokal.
“DPRD kabupaten kupang terus mendukung setiap upaya pembangunan yang memberikan manfaat bagi masyarakat pulau semau. Maka itu kami berharap pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu, dan tetap mengedepankan prinsip-prinsip transparansi dan akuntabilitas”, pintanya.
Dirinya juga mengajak masyarakat agar menjaga semangat gotong royong, dan rasa memiliki terhadap pembangunan ini. Keberhasilan sebuah pembangunan tidak hanya di tentukan oleh besarnya anggaran, tapi juga oleh dukungan doa, dan partisipasi aktif seluruh element masyarakat, khususnya masyarakat pulau semau. (Yuantin)












