KabKupang_IndoNusra.com– Bupati Kupang dan Ketua DPRD Kabupaten Kupang berikan Bantuan Sapi Betina Produktif bagi Masyarakat Kecamatan Nekamese di Kantor Camat Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT hari Rabu,(07/19) pagi.
Kelompok Tani Peternak yang menerima bantuan ini merupakan masyarakat dari Desa Oelomin, Desa Tunfeu, Desa Oben, Desa Oemasi, dan juga Desa Oenif.
Bupati Kupang, Yosef Lede pada kesempatan itu mengatakan pembagian sapi ini bukan saja di Kecamatan Nekamese, tetapi yang pasti di semua tempat.
“Karena sebanyak 171 desa kelurahan sangat membutuhkan kehadiran kami juga sebagai pemimpin di wilayah kabupaten kupang”, bebernya.
Ini juga selain mendekatkan diri di mata Masyarakat, tetapi juga untuk memperjuangkan apa yang di butuhkan oleh masyarakat.
“Jadi kewenangan yang di berikan kepada kami ini, kami pakai sebaik-baiknya. Baik itu sebagai bupati dan juga sebagai ketua DPR. Ini satu bentuk kolaborasi yang bagus antara pemerintah dan DPR sehingga menghasilkan program-program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat”, ungkapnya.
Ini untuk memperjuangkan Hal-hal untuk kepentingan masyarakat, sperti yang terjadi hari ini.
Jangan berpikir bahwa kedua pemimpin berasal dari Kecamatan Nekamese lalu bantuan khusus untuk kecamatan Nekamese. Tidak bisa seperti itu, yang akan di kerjakan oleh pemimpin itu untuk semua rakyat kabupaten kupang.
“Mungkin hari ini bagian dari rakyat Nekamese, besok dan seterusnya bagi masyarakat di lain tempat. Kalau semua bantuan hanya di masyarakat Nekamese maka orang bisa bunuh kita”, ungkapnya.
Yang setiap pemimpin kerjakan berupa pemberian bantuan seperti ini untuk semua masyarakat kabupaten kupang. Walaupun pemimpin dari kecamatan nekamese, tetapi kedua pemimpin milik masyarakat kabupaten kupang.
Ia bersyukur karena bisa dapat hadir bersama masyarakat kecamatan nekamese.
Sebagai pemimpin, untuk mengurus daerah tidak semudah apa yang kadang apa yang di tulis lalu di posting di medsos (Facebook).
Bupati Kupang mengambil contoh seperti apa yang sudah di ungkapkan Ketua DPRD Kabupaten Kupang, yang mana adanya efesiensi.
“Jika kita berpikir adanya efesiensi, bagi saya itu tidak. Karena kalau kita berpikir efesiensi lalu kita harus putus asah. Sebagai pemimpin tidak boleh berpikir yang rumit seperti ini, karena kita harus berusaha dan berjuang demi kepentingan masyarakat. Harus ada pemimpin yang berenergi agar bisa membangun Daerah ini”.
Pemerintah tidak akan berkembang tanpa campur tangan masyarakat. Hari ini kami memberikan stimulan supaya bapa ibu bisa saja bekerja.
“Kami cinta rakyat kabupaten kupang, tapi hati kami ada di Nekamese. Saya berharaplah orang Nekamese tidak biasa biasa saja, karena kita membangun butuh perjuangan”, pungkasnya.
Baginya, Pemimpin daerah ini adalah wakil Allah di Dunia. Karena, seperti pembagian bantuan hari ini merupakan bagian dari masyarakat. Yang hak-hak ASN seperti TPP, gaji PPPK harus di bayar. Dan juga untuk Tuhan juga harus memberi.
Pemerintah harus memberi untuk Tuhan, dan juga untuk Masyarakatnya. Sehingga semua ini membutuhkan perjuangan.
“Barenti bahwa bilang ini barang milik pemerintah jadi duduk saja dia datang. Coba pi dulu. Semua ini butuh Interfensi, baik itu dari DPR, dan juga campur tangan Tuhan baru bisa jadi seperti hari ini di Nekamese, besok di lain tempat”, tegas Bupati Kupang.
Harapannya, bantuan ternak sapi ini dapat di pelihara agar mempunyai perkembangan ke depan dan dapat menopang kebutuhan ekonomi, seperti pembiayaan Anak-anak sekolah. Jangan di gunakan untuk kepentingan pesta. Hal seperti ini tidak baik.
Kepala Dinas Peternakan, Oktaviana Manulangga kepada media mengatakan untuk bantuan sapi betina produktif yang berusia 2-3 tahun.
Dalam pembagiannya, masyarakat harus terdaftar dalam kelompok tani peternak yang di legalkan oleh kepala desa, (sk kelompok). Lalu memasukan proposal berupa permohonan bantuan, dan juga melakukan verifikasi untuk persiapan kelompok dalam menerima bantuan.
“Untuk bantuan sapi hari ini totalnya sebanyak 65 ekor yang sudah di salurkan”, jelasnya.
Ia berharap, para anggota kelompok yang menerima bantuan ternak Sapi betina ini bukan setelah menerima bukan di gunakan untuk kepentingan pesta dan kepentingan lain.
Tetapi memanfaatkan untuk menopang kebutuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat. Ini tujuannya agar untuk tladanya perkembangan di masyarakat, dan terjadinya peningkatan populasi di kabupaten kupang.
Tutu hadir, Ketua DPRD Kabupaten Kupang, Daniel Taimenas, Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Kupang, Oktaviana Manulangga, Camat Nekamese, Julia Saraswati dan Perangkat, Kepala Puskesmas Oemasi, dan para Ketua Kelompok penerima bantuan. (***)










