KabKupang_IndoNusra.com– Produk beras lokal Kabupaten Kupang, “Beras Kupang Emas” terus menunjukkan perkembangan positif.
Hal ini di buktikan dengan perjalanan operasi produk beras lokal kirang lebih Tiga (3) bulan, yang menembusi pasaran hingga Kabupaten Alor.
Selain Kabupaten Alor, daratan Timor baik itu dari Kabupaten TTS, TTU, dan Malaka, serta Kabupaten Belu, Kabupaten Kupang, Kota Kupang. Titik besarnya itu ada di Kota/Kabupaten Kupang.
Setelah melalui pertemuan dan koordinasi bersama dengan Bupati Kupang dan para pemilik SPPG kupang, jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menggunakan Beras Kupang Emas meningkat dari sebelumnya 11 SPPG menjadi 18 SPPG.
Peningkatan tersebut menjadi langkah penting dalam mendorong pengembangan produk lokal sekaligus memperluas jangkauan pemasaran hasil pertanian masyarakat Kabupaten Kupang.
Di Sela-sela lomba pacuan kuda Bupati Kupang Cup XIII, Manager SPM, Piter Lay mengatakan, Beras Kupang Emas sudah 3 Bulan Beroperasi, dan sudah suplai ke luar Daerah.
“Luar daerah itu untuk kita daratan Timor, TTS, TTU, Malaka, Atambua, dan juga kabupaten Alor. Dengan target kita itu 60 hingga 80 ton. Jadi beras Kupang emas ini khusus untuk dapur mbg. Tidak untuk umum”, tuturnya Rabu, (14/10).
Sementara, peningkatan jumlah SPPG yang menggunakan Beras Kupang Emas merupakan perkembangan yang patut diapresiasi.
Menurutnya, bertambahnya jumlah SPPG yang memilih produk lokal tersebut menunjukkan adanya peluang yang semakin terbuka bagi Beras Kupang Emas untuk berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas.
Ia menjelaskan, peningkatan dari 11 menjadi 18 SPPG bukan sekadar penambahan jumlah pengguna, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat keberadaan produk lokal Kabupaten Kupang agar semakin dikenal dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak.
Piter berharap, ke depan semakin banyak SPPG di Kabupaten Kupang yang menjadikan Beras Kupang Emas sebagai salah satu pilihan utama dalam memenuhi kebutuhan beras. Dengan demikian, produk lokal yang dihasilkan masyarakat setempat dapat memperoleh pasar yang lebih luas dan berkelanjutan.
Semakin banyak SPPG yang menggunakan Beras Kupang Emas, semakin besar pula peluang untuk meningkatkan permintaan terhadap produk tersebut.
Kondisi ini dapat memberikan dampak positif terhadap rantai produksi dan pemasaran beras lokal, terutama bagi para petani yang selama ini menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.
“Kami berharap ke depan semakin banyak SPPG yang mengambil dan menggunakan Beras Kupang Emas. Dengan begitu, produk lokal Kabupaten Kupang ini bisa terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya para petani”, ungkap Piter.
Ia optimistis, dengan dukungan berbagai pihak dan semakin luasnya penggunaan produk lokal, Beras Kupang Emas dapat menjadi salah satu produk unggulan Kabupaten Kupang yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian masyarakat.
Ia menilai, pengembangan produk lokal tidak hanya berkaitan dengan upaya meningkatkan penjualan, tetapi juga menyangkut keberpihakan terhadap potensi ekonomi daerah.
Ketika produk lokal mendapatkan tempat di pasar, para petani memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh manfaat dari hasil kerja mereka.
Karena itu, ia berharap dukungan terhadap Beras Kupang Emas dapat terus diperkuat melalui kerja sama yang baik antara pengelola produk, para petani, serta pihak-pihak yang membutuhkan pasokan beras dalam jumlah besar.
Selain memperluas pasar, peningkatan penggunaan Beras Kupang Emas oleh SPPG juga diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kualitas produk lokal Kabupaten Kupang.
Dengan kualitas yang terjaga, ketersediaan pasokan yang memadai, serta pemasaran yang semakin luas, produk tersebut diharapkan mampu mempertahankan keberadaannya dan berkembang secara berkelanjutan.
Ia menegaskan optimismenya bahwa perjalanan Beras Kupang Emas ke depan akan semakin baik. Produk tersebut tidak hanya dikenal sebagai beras lokal, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan bertambahnya jumlah SPPG pengguna Beras Kupang Emas dari 11 menjadi 18, diharapkan semakin terbuka peluang bagi produk pertanian lokal Kabupaten Kupang untuk berkembang.
Pada akhirnya, penguatan pasar produk lokal diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi para petani serta mendorong kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Kupang.
Harapannya, ke depan bisa mencakup wilayah NTT, dan juga untuk masyarakat umum. (Yuantin)












