Berita  

Nyaris Putus, Warga dan Pengguna Jalan Minta Pemerintah Propinsi NTT Jangan Diam

Ket. Foto: Ruas Jalan HR. Koroh, Km. 18, Desa Oben Nyaris Putus di Sebabkan Longsor Akibat Guyuran Hujan.
Ket. Foto: Ruas Jalan HR. Koroh, Km. 18, Desa Oben Nyaris Putus di Sebabkan Longsor Akibat Guyuran Hujan.

KabupatenKupang_IndoNusra.com Jalan HR. Koroh Km. 18 nyaris putus akibat longsor, Warga dan Pengguna Jalan meminta kepada Pemerintah Propinsi NTT melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) NTT agar jangan tinggal diam saja.

Salah satu Warga Desa Oben, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang, NTT Semi N kepada media ini beberapa waktu lalu di lokasi longsor mengatakan bahwa sebagai Warga setempat, Ia meminta agar Pemerintah Propinsi dengan secepatnya mengambil tindakan agar jalan ini bisa di rehab.

Karena jika tidak lakukan tindakan secepatnya, bisa membawa dampak buruk bagi pengguna jalan.

“Longsor sudah lama, su dari tu hari yang pas hujan lebat tu. Makanya sudah makan sampe baju jalan. Kalau hujan lagi bisa putus total. Apa lagi ini pas tikungan. Orang bisa celaka mati di sini. Ko Kaka liat sa, kita kalau dengan motor atau oto pun juga berbahaya”, ujarnya.

Ia berharap agar Pemerintah Propinsi NTT cepat mengatasinya, karena jalan ini kewenangan Propinsi dan juga sangat berbahaya.

Ket. Foto: Kendaraan Roda Empat saat Melintasi Jalan HR. Koroh antara Batas Kecamatan Nekamese dan Kecamatan Amarasi Barat, Ikan Foti.
Ket. Foto: Kendaraan Roda Empat saat Melintasi Jalan HR. Koroh antara Batas Kecamatan Nekamese dan Kecamatan Amarasi Barat, Ikan Foti.

Pengguna Jalan, Dedi yang melintasi jalan tersebut ketika di mintai tanggung terkait hari Selasa, (22/07) pagi lalu kepada media ini mengatakan bahwa Jalan-jalan yang sudah hampir putus akibat longsor seperti ini kalau bisa Pemerintah cepat mengerjakannya.

Kalau tidak di kerjakan maka akan putus total. Karena sudah beberapa titik jalan yang hampir putus.

“Kita liat sa, di ruas jalan Oben sini juga sudah mau putus akibat longsor. Apa lagi di ikan foti, itu juga sama”, beber Dodi akrab disapa.

Dirinya sangat mengharapkan agar Pemerintah jangan diam, sebisanya mengambil langkah supaya lakukan perbaikan. Karena kalau di biarkan bisa membahayakan bagi para pengguna jalan yang melintas.

Baca Juga  Hadiri Natal SMAK Negeri Kupang dan SMPTK Tarus, Bupati Kupang Sebut Perayaan Natal Bukan Sekedar Seremoni

Pantauan media ini, ruas jalan Km. 18 Desa Oben yang nyaris putus sudah mengalami retak pada badan jalan, dan akan ada longsor susulan apa bila terjadi hujan lebat di Hari-hari yang akan datang.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Propinsi NTT, Ir. Benyamin Nahak kepada media ini Sabtu, (02/08) pagi via pesan WhatsAppnya menguraikan bahwa Pihaknya akan meminta Bagian Bina Marga untuk ke lapangan agar mengecek dan  menindak lanjuti.

“Saya minta bina marga untuk cek lapangan kaka untuk tindak lanjuti”, tulisnya singkat. (Yauntin)

Penulis: Boy LoinatiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *