Daerah  

Kepala BAPENDA dan Kalak BPBD Kabupaten Kupang Siap Bekerja Sama Dengan Semua Stakeholder

Ket. Foto: Sepuluh (10) Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang yang di Lantik Bupati Kupang, Yosef Lede, S. H.
Ket. Foto: Sepuluh (10) Pejabat Tinggi Pratama Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang yang di Lantik Bupati Kupang, Yosef Lede, S. H.

KabupatenKupang_IndoNusra.com Menanggapi Pernyataan Bupati Kupang, Yosef Lede dalam sambutannya saat Pelantikan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (Essalon II) lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang hari Rabu 10 Desember 2025 di Civic Center, Kota Oelamasi, Kabupaten Kupang, NTT.

Kepala BAPENDA dan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Kupang komitmen bangun Kerja sama dengan semua Stakeholder untuk tetap memacu Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan juga memasuki musim penghujan ini selalu Siaga dan mengantisipasi kejadian alam yang tidak di inginan (Bencana).

Kepala Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Kupang, Alfons A. Ganggas, S. Sos., M. Si usai di Lantik kepada media ketika diwawancarai terkait mengatakan bahwa Dirinya akan selalu berkoordinasi dengan OPD pengelola PAD untuk memaksimalkan semua potensi sehingga target dapat di realisasikan secara baik.

Sehingga Ia akan membangun koordinasi dengan semua lintas sektor atau Stakeholder baik itu Kementrian, Pemerintah Provinsi, Kota, dan juga Pemerintah Kabupaten agar semua pajak khususnya material yang di gunakan dapat terbayar di Kabupaten Kupang.

Di tanyai terkait strategi untuk mendongrak PAD di Kabupaten Kupang sebagaimana pihak ketiga masih utang pi utang terhadap Kabupaten Kupang, Ia mengaku sudah membangun kerja sama dengan APH, dan MOU sudah di tandatangani bersama Bupati Kupang, serta saat ini pihaknya sudah bekerja sama dengan APH khususnya Kejaksaan Negeri Kabupaten Kupang.

“Saat ini kami sudah bekerja sama dengan kejaksaan untuk memanggil rekanan yang belum membayar wajib pajak di wilayah kabupaten kupang, agar kewajiban pajak segara di bayar. Untuk sementara kalau tidak salah sebanyak 124 rekanan dengan berbagai sumber dana. Untuk jumlahnya saya kurang hafal, tapi itu APBN berkisar lima puluhan miliar yang punya total potensi, dan dia punya total ril estimasinya kurang lebih lima sampai sepuluh miliar”, ujarnya.

Baca Juga  Wabup Kupang, Pentingnya PAUD Untuk Membentuk Karakter Anak di Usia Dini

Dirinya menambahkan bahwa, PAD Kabupaten Kupang hingga sekarang kurang lebih Rp70 miliar. Berkisar 80 persen dari target.

Tahun ini adanya peningkatan secara signifikan, tahun lalu di bawah target. Sehingga ke depan pihaknya lebih berusaha lagi agar bisa melebihi target.

Kalak BPBD Kabupaten Kupang, Novianto Amtiran, S. STP mengatakan bahwa terkait penekanan yang sudah di sampaikan Bupati Kupang yang mana saat ini memasuki musim penghujan Kabupaten Kupang rawan dengan adanya Bencana.

Oleh karena itu, sebagai Kalak BPBD yang baru akan mengambil Langkah-langkah terkait untuk selalu berkoordinasi dengan semua Stakeholder yang berkepentingan agar selalu siap.

Karena Bencana ini datang tidak harus melalui sebuah pemberitahuan. Bencana ini datang secara Tiba-tiba, sehingga pihaknya akan selalu siap.

Untuk sementara berdasarkan informasi dari BMKG curah hujannya cukup tinggi yang mana akan terjadi di wilayah Utara yakni di Amfoang Raya.

Sehingga pihaknya akan berkoordinasi dengan OPD-OPD terkait, dan tentu akses transportasi yang lebih di utamakan dalam mengantisipasi Hal-hal yang akan terjadi.

“Apa bila sarana transportasi kita siapkan sehingga mobilitas kita bisa berjalan dengan lancar. Untuk posko bencana atau Selter sudah ada, tinggal saja kita aktifkan”, beber Nofri akrab di sapa. (Yuantin)

Penulis: Boy LoinatiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *