KabupatenKupang_IndoNusra.com– Bupati Kupang, Yosef Lede, melakukan penanaman perdana bibit jagung untuk Musim Tanam I di Desa Pantulan, Kecamatan Sulamu, Kabupaten Kupang, NTT Rabu, (17/12).
Pelaksanaan penanaman perdana di lahan seluas 340 Hektar oleh Yosef Lede tersebut, juga dirangkai dengan penyerahan bantuan Bibit jagung dan Pupuk Organik Cair bagi 10 Kelompok Tani di Desa Pantulan.
Dalam sambutannya saat kegiatan tersebut mengatakan, adalah suatu kewajiban bagi seluruh masyarakat petani Kabupaten Kupang untuk segera mulai menanam seiring dengan musim penghujan yang sudah mulai berlangsung di Kabupaten Kupang.
Pemerintah Kabupaten Kupang tentu akan tidak menutup mata dengan akan mencoba memenuhi kebutuhan para petani untuk mempersiapkan lahan.
“Karena di Pantulan ini luas lahan 340 Hektar maka mendapat bantuan bibit jagung 5 Ton, dan petani di daerah lain juga akan mendapat bantuan sesuai dengan luas lahan yang akan mereka tanam. Musim hujan ini saya harap kita semua punya pikiran satu saja, tanam dan tanam!. Jangan sudah hujan kita tidak menanam dan musim tanam berlalu dengan sia-sia”, tegas Bupati Kupang.
Lanjutnya, Ia akan terus turun ke Desa–desa untuk memantau aktifitas menanam para petani di Kabupaten Kupang, untuk memotivasi Masyarakat dalam menanam.
Apalagi Kabupaten Kupang sudah mendapat banyak bantuan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari Kementerian Pertanian, sehingga Bantuan–bantuan yang diterima untuk meningkatkan hasil pertanian harus dimanfaatkan maksimal sehingga hasil pertanian masyarakat meningkat.
Saat ini posisi Kabupaten Kupang sudah swasembada beras, akan tetapi terus di genjot peningkatan hasil pertanian untuk mendukung swasembada di Daerah lain seperti Kota Kupang.
“Para Camat dan Kepala Desa harus memperhatikan ini untuk mendukung masyarakatnya meningkatkan hasil pertanian, juga untuk mendukung program ketahanan pangan dan Makan Bergizi Gratis dari Presiden Prabowo. 1 Tahun itu dana MBG yang masuk ke Kabupaten Kupang itu sekitar 600 Milyar Rupiah dengan 73 dapur MBG yang merupakan terbanyak di NTT. Kita harus memaksimalkan semua potensi lahan yang ada untuk mampu memenuhi kebutuhan MBG tersebut. Uang yang datang ini banyak sekali, kita harus maksimalkan”, Pesan Lede.
Sementara Salah seorang Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Hengki Loden, pada kesempatan yang sama mengatakan bahwa DPRD Kabupaten Kupang tentu mendukung penuh Langkah–langkah yang diambil Bupati Kupang guna mempertahankan status swasembada beras di Kabupaten Kupang.
Atas nama Masyarakat Desa Pantulan, Dirinya mengucapkan terimakasih kepada Bupati Kupang yang telah mendukung petani di Desa Pantulan meningkatkan usaha pertanian, dengan telah melakukan penanaman perdana di lahan pertanian  dan menyalurkan bantuan bibit jagung serta pupuk cair.
Turut hadir dalam kesempatan  tersebut, Perwakilan Dinas Pertanian Provinsi NTT, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kupang dan beberapa pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Kupang, Camat Sulamu, Kepala Desa Pantulan, Ketua Majelis Klasis Sulamu, serta warga petani setempat. (***)


















