KabKupang_IndoNusra.com– Sebanyak 24 Pengurus Anak Cabang (PAC) di Lantik, PDI Perjuangan siap Menangkan Pemilihan Umum (Pemilu) yang akan di helat Tahun 2029 Nanti.
Pelantikan tersebut di warnai dengan Musyawarah Anak Cabang (Munascab) PAC PDI Perjuangan yang berlangsung di aula Gereja Elim, Kelurahan Naibonat, Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang, NTT hari Selasa, (21/07).
Ketua DPP PDI Perjuangan, Dr. Andreas Hugo Pereira pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa Munascab ini merupakan lanjutan dari proses konsolidasi partai.
“Teman-teman sekalian, PDI Perjuangan ini mengalami kekutan penting di dalam perjalanan sejarah partai. Karena pernah terjadi perpecahan kelompok yakni dua, ada kelompok yang mendukung ibu ketua umum, Megawati Soekarnoputri, ada juga kelompok yang mendukung Suriadi. Sehingga di tanggal 27 juli nanti, kita akan memperingati ke-30 tahun peristiwa tragedi 27 juli”, ungkapnya.
Dalam perjalanan sejarah partai, perlu Saudara-saudari melihat bahwa bagaimana ketika dalam masa proses transisi dari tahun 1993 ke 1998 menuju ke tahun 1999 Pemilu bertambah di masa reformasi.
Partai PDI Perjuangan di dukung oleh Gerombolan-gerombolan yang mana dalam gerombolan itu adalah, ‘Pro Mega’. Sehingga belum terbentuknya struktur partai yang secara baik.
“Ini partai masih merupakan perkumpulan orang-orang yang bisa membawa negara ini menuju pada perubahan. Yang saat itu adalah menumbangkan kekuasaan otoriter orde baru pada saat itu, yang kemudian melakukan pembaharuan dan pembangunan-pembangunan yang kita kenal dengan masa reformasi waktu itu”, ungkap Hugo akrab di sapa.
Tambahnya, maka itu PDI Perjuangan mempersiapkan diri untuk menuju ke Pemilu tahun 2029 nanti.
Sehingga PDI-P sudah membentuk semua struktur di tingkat Nasional baik itu di Provinsi, Kabupaten, dan sekarang di lakukan di tingkat Kecamatan.
“Mulai dari daratan Timor, Sumba, dan pokonya untuk semua Daerah-daerah yang ada di provinsi NTT. Jadi awal bulan Agustus semua sudah harus tersolidasi”, bebernya.
Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi NTT, Yunus H. Takandewa menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk memperkuat kapasitas bagian dari pendidikan politik, dan pendidikan kader yang di tugaskan untuk berada di garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan rakyat agar tradisi PDI Perjuangan sebagai partai rakyat, partai wong cilik ini terus hidup.
Karena partai membutuhkan hal yang penting, yang pertama mengadvokasi kebutuhan akar rumput yang ada di basis, untuk memperjuangkan oleh PDI Perjuangan di semua tingkatan, baik itu di kabupaten, provinsi, dan pusat.
“Hari ini kita tau persis bahwa PDI Perjuangan keadaan kita tidak sedangan baik-baik saja, tetapi PDI Perjuangan harus benar-benar lebih kuat lagi, proaktif lagi, agar rakyat itu betul-betul ke depan ada harapan bahwa ternyata masih ada PDI Perjuangan yang masih menguatkan mereka”, jelasnya.
Partai PDI-P membutuhkan Orang-orang yang memilik tingkat komunikasi kuat dengan akar rumput, menggalan semua akar rumput di tingkat basis.
Karena bagaimana pun sejarah PDI Perjuangan itu memiliki akar rumput yang sangat kuat.
Tambahnya, karena Instruksi Ketua Umum PDI Perjuangan bahwa PDI-P harus bergerak terus, bukan di saat-saat moment pemilu.
Sehingga dengan adanya komunikasi kuat dari sekarang, maka ke depan PDI Perjuangan harus di Pemilu akan datang.
Ketua DPC PDI Perjuangan, Desy Ballo Foeh mengatakan, hari ini adanya pelantikan PAC Se-kabupaten Kupang, maka ini berarti PDI Perjuangan telah kenabur gong untuk siap berperang, dan siap merebut kemenangan pada momentum Pemilu yang akan datang.
Turut Hadir, Wakil Ketua DPRD Provinsi NTT, Andreas Hugo Pereira, Ketua DPD PDI-P Provinsi NTT, Yunus H. Takandewa, Bendahara DPD Stevano Rizki Adranacus atau yang mewakili, Sekretaris DPD PDI-P Provinsi NTT, Patrianusa Lali Wolo, dan seluruh PAC Se-kabupaten Kupang yang di lantik. (Yuantin)




