KabKupang_IndoNusra.com– Keputusan Bupati Kupang, Yosef Lede dalam mengembalikan Perayaan HUT RI Ke-81 kembali di rayakan di Setiap Kecamatan Sangat Luar Biasa.
Demikian diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Partai Perindo, Dapil I, Mesakh Mbura kepada media ketika di wawancarai di Kantor Camat Kupang Timur, saat Road Show Kemerdekaan oleh Bupati Kupang dan Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki hari Jumat, (14/08) siang.
“Keputusan untuk kembalikan perayaan HUT RI di setiap kecamatan ini luar biasa. Saya kira ini sangat pasti”, tegasnya.
Karena partisipasi, antusias Masyarakat dan juga seluruh stakeholder dari 24 Kecamatan luar biasa.
Ia mengaku bahwa sudah mengikuti Road Show (Kunjungan) mulai dari Kecamatan Amfoang Timur, Amarasi Barat, Kecamatan Nekamese, Kupang Barat, dan juga Kupang Timur sendiri, penyambutan dari Masyarakat tehadap menjelang perayaan HUT RI Ke-81 sangat luar biasa.
Karena UMKM hidup, dan berbagai macam perlombaan serta kegiatan-kegiatan lainnya berjalan dengan baik.
“Khusus kupang timur luar biasa penyambutan nya, mungkin sebentar juga saya akan mempersembahkan tarian foto (istilah tradisi Rote) yang bermakna kepahlawanan. Kita menyambut seorang pahlawan yang datang. Yang sudah berhasil dalam proses pembangunan yakni bapak Yos lede dan ibu Aurum”, pungkasnya.
Karena di Tahun ini, Kupang Timur mempunyai 85.900 ton gabah padi, khusus untuk Kupang Timur penyumbang terbesar kurang lebih 40-50 persen yang dihasilkan.
Kenapa harus terjadi demikian, karena Alat-alat Mesin Pertanian (Alsintan) cukup memadai di Kupang Timur. Hal ini yang membuat petani tepat waktu tanam, dan juga tepat waktu untuk panen.
Pemerintah Kabupaten Kupang Diminta Agar Memperhatikan Lahan Tidur.
Khususnya di kelurahan babau, sekitar 40 hektar lahan tidur apa bila di manfaatkan maka hasilnya cukup luar biasa.
“Ada satu lahan tidur empat puluh hektar di oelifeo (kali berputar) kelurahan babau, kalau itu lahan tidur yang empat puluh hektar fokus untuk di kerjakan maka lumayan bagus. Laha itu juga membutuhkan akses jalan tani sekitar beberapa puluh meter dan juga jembatan”, bener Anggota DPRD Kabupaten Kupang itu.
Dirinya meminta kepada Pemerintah Kabupaten Kupang dalam hal ini Bupati Kupang, dan juga Dinas Pertanian agar bisa memperhatikan lahan tidur tersebut. (Yuantin)




