KabupatenKupang_IndoNusra.com– Pemerintah Desa (Pemdes) Oeletsala tetap Konsisten dan mendukung penuh Program Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah yang berkaitan dengan Ketahanan Pangan dan Koperasi Desa Merah Putih.
Kepala Desa Oeletsala, Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, In Bilaut kepada media ini ketika di wawancarai di ruang kerjanya hari Jumat, 11/07/25 mengatakan, Pemerintah Desa Oeletsala tetap konsisten dan mendukung penuh Program Pemerintah Pusat hingga Pemerintah Daerah baik itu ketahanan pangan dan juga pembentukan Koperasi Desa Merah Putih.
Sehingga untuk menyukseskan Program ini sebagaimana bentuk yang pertama program Ketahanan Pangan sesuai dengan aturan, mekanisme, dan juga juknis yang ada Pemerintah Desa Oeletsala mengalokasikan anggaran Dana Desa sebanyak 20 persen dengan nilai uang berkisar Rp155 jutaan untuk ketahanan pangan.
Karena juknis ataupun mekanisme yang ada itu bisa di peruntukan untuk tanaman holtikultura, maka itu Pemerintah Desa Oeletsala sendiri bersepakat untuk penanaman Holtikultura jenis Tomat.
“Maka itu, dengan kesepakatan atau tematik yang kita ambil ini mengingat karena kita di desa oeletsala pengelolaan bumdesnya kurang maksimal sehingga kita bentuk Tim TPK ketahanan pangan dan kegiatan yang di pilih itu berdasarkan musyawarah yakni untuk tanaman tomat”, tuturnya.
Lanjutnya, karena di untuk Desa Oeletsala sendiri yang di prioritaskan itu tanaman holtikultura. Maka itu Pemerintah Desa Oeletsala adakan pengadaan Bibit, Pupuk, dan Obat-obatan untuk para kelompok tani.
Untuk Koperasi Desa Merah Putih, Dirinya mengaku bahwa untuk sementara masih Pembentukan Organisasi, dan sudah di tindak lanjuti ke legalitas hukum yakni Akta Notaris, dan Akta Notarisnya sudah ada.
“Karena jujur, untuk koperasi desa merah putih ini merupakan hal yang baru bagi kami, jadi kami masih menunggu tindak lanjut, atau mekanisme jalannya koperasi desa merah putih ini”, pungkas In akrab disapa.
Tambahnya, dalam penggunaan anggaran Dana Desa (DD), selain untuk ketahanan pangan, terdapat pembangunan infrastruktur, Pembinaan, Bidang Tak Terduga (BTT), dan Bantuan Sosial (Bansos) BLT, serta
Oleh karena itu, di Tahun 2025 Pemerintah Desa Oeletsala mendapatkan anggaran DD kurang lebih Rp.780 lebih jutaan.
Sementara untuk Silkap Perangkat Desa, bersumber dari ADD, kalau khusus Dana Desa itu berkisar 3 persen yang diperuntukan dalam biaya koordinasi dari perangkat desa, berkisar Rp.5 juta dalam tahun ini. (Yuantin)







