Berita  

Ketua Klasis Amarasi Barat Menolak Bantuan Mobil Operasional dari Pemkab Kupang

Ket. Foto: Sidang Paripurna dengan Agenda Jawaban Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap Pandangan Umum Fraksi Beberapa hari Lalu.
Ket. Foto: Sidang Paripurna dengan Agenda Jawaban Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap Pandangan Umum Fraksi Beberapa hari Lalu.

KabupatenKupang_IndoNusra.com Ketua Klasis Kecamatan Amarasi Barat Menolak adanya Pengadaan Mobil Operasional yang di berikan oleh Pemerintah Kabupaten Kupang.

Hal ini diungkapkan Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Partai Perindo, Salomiel Arnius Buraen saat agenda sidang paripurna Jawaban Pemerintah terhadap pandangan umum fraksi hari Rabu, (24/09) sekitar sore lalu.

Pada kesempatan itu, Ary yang akrab di sapa di Sela-sela intrupsi menyampaikan akan hal ini.

Sebagaimana Ketua Klasis Amarasi Barat, Pdt. Win Nunuhitu menolak adanya pengadaan bantuan mobil operasional.

Baginya, ini sebagai bentuk pertimbangan. Dikarenakan, dari pada pengadaan mobil operasional mandingan uang tersebut di gunakan untuk pembangunan jalan di Kecamatan Amarasi Barat.

“Saya mau sampaikan, ini sebagai bentuk pertimbangan. Karena beberapa waktu lalu saya bersama ketua Klasis Amarasi Barat, kita berdiskusi dan ketua Klasis menolak adanya pengadaan mobil operasional. Lebih baik pakai itu uang untuk kerja jalan saja. Karena di kecamatan Amarasi Barat itu banyak yang rusak”, tegasnya.

Karena status jalan yang rusak itu mulai dari Jalan Propinsi dan juga jalan Desa.

Ketua Klasis Kecamatan Amarasi Barat, Pdt. Win Nunuhitu yang berhasil di wawancarai terkait oleh media ini hari Minggu (28/09) di Desa Nekbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang usai ibadah syukuran HUT GMIT Nazaret Riumata membenarkan hal ini.

Memang beberapa waktu lalu sekitar bulan September Dirinya bertemu dengan Anggota DPRD Kabupaten Kupang Dapil 5, Partai Perindo dalam acara pernikahan di Desa Tunbaun, dan sempat berdiskusi termasuk terkait dengan pengadaan mobil operasional bagi ketua Klasis.

Sehingga pada kesempatan itu, dirinya dimintai tanggapan oleh Anggota DPRD Kabupaten Kupang itu, dan saat itu pun Ketua Klasis menjawab bahwa kalau menurutnya yang di mana terlepas dari Ketua Klasis, secara pribadi Dirinya menolak.

Baca Juga  Ribuan Warga Padati Lapangan Pemkab Kupang Menanti Putri Siagian, Wabup Kupang Serukan Perdamaian Dunia

Mandingan Dana untuk pengadaan mobil itu di pergunakan untuk pembangunan infrastruktur. Karena Masyarakat Amarasi Barat itu banyak tempat yang sangat membutuhkan jalan.

Ini sebagai bentuk pikiran secara pribadi terlepas dari jabatan secara gerejawi. Dan dari situ beberapa koresponden dari Masyarakat sangat setuju dengan hal ini.

“Akan tetapi puji Tuhan juga terima kendaraan bukan menolak, tetapi puji Tuhan juga kalau uang senilai kendaraan itu di pakai untuk kebutuhan masyarakat lebih luas”, ungkapnya.

Karena untuk Masyarakat itu termasuk Jamaat juga di dalamnya. Untuk kendaraan ini paling ketua Klasis yang menikmati.

Namun kalau dipergunakan untuk pembangunan jalan, semau Masyarakat menikmati. (Yuantin) 

Penulis: Boy LoinatiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *