Ekonomi

BULOG Kanwil NTT adakan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Taebenu

115
×

BULOG Kanwil NTT adakan Gerakan Pangan Murah di Kecamatan Taebenu

Sebarkan artikel ini
Keterangan: Pihak Perum Bulog Kanwil NTT Berdiskusi dengan Salah Satu Warga Desa Baumata Timur, Vera Bureni (Pembeli).
Keterangan: Pihak Perum Bulog Kanwil NTT Berdiskusi dengan Salah Satu Warga Desa Baumata Timur, Vera Bureni (Pembeli).

KabKupang_IndoNusra.com Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) NTT Menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kecamatan Taebenu, Kabupaten Kupang, NTT hari Senin, (10/08) siang.

Kepala Pimpinan Wilayah Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam kepada media ketika diwawancarai di Kantor Camat Taebenu, mengatakan stok Beras SPHP dan juga Minyak Goreng yang di tangani oleh Bulog untuk kepentingan 10 Bulan ke depan kurang lebih 60 persen dari target Bulog sendiri.

Untuk beras SPHP yang sudah di realisasikan khususnya di seluruh wilayah NTT hampir 18000 ton. Sedangkan untuk minyak goreng yang sudah di distribusikan melebihi target dari 717.000 liter.

Minyak goreng minyak kita Bulog ini merupakan salah satu operator dalam rangka mendistribusikan minyak kita. Terdapat BUMN lain seperti Athlete’s Foot (toko) yang ada RNI maupun PPI yang turut menyalurkan minyak kita.

Secara keseluruhan kecendrungan harga untuk wilayah NTT masih dalam posisi aman. Sebagaimana masih sesuai dengan harga eceran yang sudah di tetapkan oleh pemerintah.

“Jadi bagi teman-teman, khususnya masyarakat kalau memang ada yang mencari kebutuhan minyak goreng dan beras itu bisa datang ke gerakan Pangan murah seperti saat ini. Kami hadir di kecamatan Taebenu ini merupakan salah satu bentuk bahwa gerakan Pangan murah hadir sampai ke wilayah kabupaten”, ungkapnya.

Selain di Kecamatan Taebenu, terdapat di beberapa tempat yang perlu Bulog sampaikan bahwa 11 vegetasi yakni di Kanwil wilayah Kupang, dan 10 ada di cabang.

“Ada yang di Alor (Kalabahi), larantuka, Maumere, ende, Atambua, termasuk di Sumba Timur, dan Sumba Barat. Kami ada sepuluh cabang yang semua menggelar gpm. Gpm ini kami lakukan secara rutin. Biasanya di setiap kelurahan sampai tingkat kecamatan, dan juga di gereja-gereja maupun di cfd.

Jadi beberapa titik yang memang Bulog menyelenggarakan GPM. Dalam satu Minggu hampir setiap hari Bulog mengadakan gpm.

Tetapi lokasinya berbeda. Hal ini merupakan salah satu bentuk di mana Bulog hadir secara langsung ke masyarakat.

“Kami juga bekerja sama dengan beberapa stakeholder seperti dinas ketahanan pangan, dinas perdagangan, pemerintah wilayah setempat, maupun dengan pihak kepolisian termasuk dengan TNI di seluruh wilayah NTT, serta rumah pangan kita”, ungkapnya.

Ini sebagai bentuk kerja sama yang baik agar menjaga kestabilan harga.

GPM di Kecamatan Taebenu sendri stok yang disiapkan 2 ton (2000 kg). Karena di Kecamatan Taebenu GPM akan berlangsung 3 hari. Sehingga Bulog akan kembali lagi selama 3 hari. Paling minimal dalam satu hari 1 ton dan jika selesai akan di tambah 1 ton.

Kalau untuk minyak goreng tergantung dari kebutuhan, karena kebutuhan minyak goreng ini selalu berbeda sehingga stok untuk minyak bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

“Tapi intinya kami sediakan segala macam kebutuhan sembako mulai dari minyak kita, maupun minyak premium, gula pasir, bawang merah, bawang putih, dan Snack, serta beras”,

Pada kesempatan itu, Dirinya sangat berterima kasih kepada masyarakat NTT sama-sama menjaga gejolak harga yang ada.

“Sekali lagi, Bulog ini hadir di tengah masyarakat untuk ikut menstabilkan harga. Dan cukup bagus karena harga ini stabil. Walaupun ada peningkatan tapi itu untuk beras premium dan itu kita bisa redam juga. Kita hadir dengan beras SPHP ini sebagai alternatif untuk meredam kenaikan harga. Dan ini beras yang bukan jelek. Beras yang berkualitas bagus”, tegasnya. (Yuantin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *