Daerah

Bupati Kupang, Amfoang Akan Jadi Prioritas Pembangunan Pemkab Kupang di Tahun 2027

23
×

Bupati Kupang, Amfoang Akan Jadi Prioritas Pembangunan Pemkab Kupang di Tahun 2027

Sebarkan artikel ini
Keterangan: Reses Anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat di Bukit Wisata Humon, Kecamatan Amfoang Selatan.
Keterangan: Reses Anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat di Bukit Wisata Humon, Kecamatan Amfoang Selatan.

KabKupang_IndoNusra.com– Pemerintah Kabupaten Kupang (Pemkab) Kupang akan Memprioritaskan Pembangunan Untuk Wilayah Amfoang Utara dan Destinasi Wisata Kampung Adat di wilayah Amfoang. Pembangunan Strategis itu akan dilaksanakan pada tahun 2027.

Hal itu diungkapkan Bupati Kupang, Yosef Lede saat menghadiri Reses Anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, yang berlangsung di Bukit Wisata Humon, Kecamatan Amfoang Selatan, Kabupaten Kupang, Sabtu (24/10).

Dalam sambutannya, Bupati Kupang Yosef Lede menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan reses yang secara berkala dilakukan Viktor Bungtilu Laiskodat di Kabupaten Kupang.

Menurutnya, reses merupakan ruang penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan secara langsung kepada wakil rakyat di tingkat pusat.

Atas nama Pemkab Kupang, Ia sampaikan terima kasih atas kunjungan dan reses kali ini oleh Anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat.

“Kami memandang Bapak Viktor sebagai mitra strategis pemerintah daerah yang dapat membantu memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, terutama program dan dukungan anggaran dari pemerintah pusat yang belum sepenuhnya dapat dipenuhi melalui APBD Kabupaten Kupang”, ujarnya.

Pembangunan Kabupaten Kupang membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, dan DPR RI.

Sinergi tersebut diperlukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah Amfoang yang memiliki tantangan geografis tersendiri.

Pemerintah Kabupaten Kupang menyalurkan bantuan benih padi, benih jagung, dan pupuk kepada kelompok tani di wilayah Amfoang Raya. Total bantuan benih yang disebutkan dalam data kegiatan mencapai 10 ton, disertai bantuan pupuk sebanyak 500 kilogram.

Bantuan ini merupakan bagian dari upaya mendukung produktivitas pertanian dan memperkuat usaha tani masyarakat.

Ia paparkan sejumlah rencana pembangunan strategis yang akan dilaksanakan pada tahun 2027, di antaranya pembangunan jalan menuju Amfoang Utara melalui kawasan Gunung Timau serta pengembangan destinasi wisata kampung adat di wilayah Amfoang.

Pemerintah Kabupaten Kupang telah meninjau lokasi yang dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata berbasis budaya dan kearifan lokal. Untuk mendukung pengembangan tersebut, Bupati menyampaikan bahwa anggaran sebesar Rp5 miliar telah dialokasikan pada tahun 2027.

“Amfoang memiliki kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Kita ingin mengembangkan kampung adat sebagai destinasi wisata agar semakin banyak orang datang berkunjung. Dengan demikian, masyarakat juga memperoleh manfaat ekonomi melalui pengembangan usaha lokal dan berbagai aktivitas pariwisata”, jelasnya.

Harapnya kegiatan reses tersebut menghasilkan komunikasi yang konkret mengenai kebutuhan masyarakat, sehingga aspirasi yang memerlukan dukungan pemerintah pusat dapat diperjuangkan melalui kewenangan dan fungsi anggaran DPR RI.

Anggota DPR RI, Kabupaten Kupang Mempunyai Potensi.

Sementara itu, Anggota DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat, menyoroti besarnya potensi sumber daya alam Kabupaten Kupang yang perlu dikelola secara lebih produktif dan berkelanjutan.

Ia menyebut sektor kelautan, perikanan, rumput laut, dan pengembangan garam sebagai potensi unggulan yang dapat dikembangkan melalui perencanaan yang matang, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Pembangunan tidak cukup hanya mengandalkan ketersediaan anggaran, tetapi harus disertai pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola potensi daerah.

Ia mendorong peningkatan akses pendidikan dan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan sektor unggulan Kabupaten Kupang.

Pada kesempatan itu, Ia memberikan apresiasi terhadap kepemimpinan Bupati Kupang, Yosef Lede dan upaya Pemerintah Kabupaten Kupang dalam mendorong pembangunan serta menggali potensi daerah.

Potensi SDA yang dimiliki Kabupaten Kupang perlu diikuti dengan Langkah-langkah nyata, kepemimpinan yang kuat, serta kemampuan pemerintah dan masyarakat dalam mengelolanya agar memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas.

Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan sumber air secara produktif. Pembangunan sumur bor dan penyediaan jaringan air perlu diikuti dengan kegiatan pertanian dan penanaman tanaman produktif agar fasilitas yang dibangun memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Ia juga mendorong pengembangan keterampilan teknis di bidang peternakan, pengolahan garam, kelautan, dan teknologi. Dengan peningkatan pengetahuan dan keterampilan, masyarakat diharapkan mampu mengolah potensi yang tersedia menjadi kegiatan ekonomi produktif dan meningkatkan pendapatan keluarga. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *