Daerah  

IBI Kabupaten Kupang Gelar Muscab dan Pemilihan Ketua Periode 2025-2030

Ket. Foto: Pose Bersama.
Ket. Foto: Pose Bersama.

Kupang_IndoNusra.com Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Kupang menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) dalam rangka memilih ketua dan pengurus yang baru Periode 2025-2030 di Kota Kupang hari Jumat (18/07).

Dalam musyawarah yang digelar diikuti oleh 26 UPTD Puskesmas Se-Kabupaten Kupang, perwakilan pengurus Profesi Bidan, perwakilan RSUD Naibonat, dan perwakilan RS Leona Noelbaki.

Ketua Panitia Isterina Felandina Fai, S.ST.M.Kes., dalam sambutan mengatakan Musyawarah Cabang merupakan forum musyawarah tertinggi Organisasi IBI di tingkat Kabupaten dan juga merupakan wadah konsolidasi serta pembinaan Organisasi tingkat Kabupaten bagi Anggota yang dilaksanakan satu kali dalam satu masa bakti kepengurusan.

“Tujuan dari muscab ini yaitu untuk menjaga dan meningkatkan eksistensi melalui konsolidasi organisasi, khususnya dapat terlaksana penyajian dan evaluasi atas laporan pertanggungjawaban pengurus cabang Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Kupang tahun 2019 hingga tahun 2024. Tujuan berikutnya adalah terpilihnya dan dilantiknya pengurus cabang Ikatan Bidan Indonesia Kabupaten Kupang periode 2025-2030”, ungkapnya.

Mekanisme pemilihan akan dilakukan dengan pemilihan langsung oleh pemilik hak suara sebanyak total Anggota yang memiliki KTA dan punya hak pilih 868 orang dengan rincian utusan suara adalah satu Bidan mewakili 5 suara total suara yang hari ini akan dilakukan pemungutan adalah 179 surat suara.

Lanjutnya, calon ketua IBI Kabupaten Kupang yang telah ditetapkan melalui seleksi berupa tahapan administrasi dan seleksi lain yang relevan.

Adapun 6 calon Ketua IBI Kabupaten Kupang yakni:

1. Yesir Yeriot Mariana Lona, S.Tr.Keb

2. Yorim Paulina Nokas, S.Tr.Keb, Bdn

3. Mariana Archoon Sailana, S.Tr.Keb, M.K.M., M.Pd

4. Dessy Maria Goreti Meo, S.Tr.Keb

5. Adriana Tarodji Bety, S.Tr.Keb, Bdn

6. Rosita M. Libing, SST, M.KM

Baca Juga  Aksi Aliansi Nasional Untuk Demokrasi Baru dan Puluhan Warga Eks Timor-Timur Tuntut Keadilan

Sementara itu, Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, dr. Puji Riwu Kaho yang berkesempatan membaca sambutan Bupati Kupang mengatakan, musyawarah cabang ini bukan hanya sebuah kegiatan rutin Organisasi melainkan sebuah momentum strategis untuk memperkuat eksistensi IBI.

Ini bertujuan untuk menjawab berbagai tantangan kesehatan yang kita hadapi saat ini baik di tingkat Nasional maupun tingkat daerah termasuk wilayah Kabupaten Kupang.

Secara Nasional ada beberapa isu penting yang perlu menjadi perhatian bersama yakni:

Pertama: tingginya angka kematian ibu dan bayi masih menjadi tantangan besar terutama di daerah 3t. Kedua: Pemerintah pusat menargetkan penurunan angka stunting menjadi prioritas intervensi pada 1000 hari pertama kehidupan edukasi gizi dan pendampingan ibu hamil serta menyusui sangat menentukan.

Ketiga: Pernikahan usia dini dan Kesehatan Reproduksi Remaja fenomena ini berkontribusi terhadap tingginya kehamilan beresiko dan kematian ibu muda harus diperkuat oleh para bidan.

Keempat: masih banyak wilayah yang belum mendapat pelayanan kesehatan optimal karena keterbatasan tenaga dan saran kelima kesehatan mental Ibu kesehatan mental Ibu terkait isu Baby blues dan depresi pasca persalinan.

Keenam: Perlunya peningkatan kesejahteraan kepastian hukum dan dukungan regulasi bagi para bidan sedangkan di tingkat daerah khususnya Kabupaten Kupang.

“Selain itu kita juga menghadapi tantangan yang tidak ringan diantaranya masih terdapat desa-desa terpencil yang sulit dijangkau oleh layanan kesehatan dasar angka stunting yang masih di atas rata-rata nasional di beberapa wilayah fasilitas kesehatan yang belum sepenuhnya memadai di tingkat desa dan masih terbatasnya akses terhadap pelatihan dan peningkatan kapasitas”, ungkapnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Kupang menyadari bahwa peran Bidan sangat vital dalam mendukung Program-program pembangunan Daerah khususnya di sektor kesehatan.

Baca Juga  Jelang HUT Golkar Ke-61, DPD II Golkar Kabupaten Kupang Adakan Pasar Murah

Harapnya, kepengurusan IBI yang baru nantinya dapat menjadi Mitra strategis Pemerintah dalam merancang dan menjalankan Program-program yang berpihak kepada Masyarakat serta terus memperjuangkan Kesejahteraan.

Turut dihadiri Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Kupang, dr. Kuji Riwu Kaho yang mewakili Bupati Kupang, dan Ketua pengurus Daerah IBI NTT, Damita Palalang, Amd., Keb., Skm., M.Hum. (***)

Penulis: Boy LoinatiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *