KabupatenKupang_IndoNusra.com– Kelompok Tani (Poktan) Apren Jaya mendapat Pujian dari Bupati Kupang sebab dapat mengelola Dana Bergulir Sejak Tahun 2014 lalu masih ada hingga saat ini dengan baik hari Selasa (29/07), di Desa Apren, Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, NTT.
Bertempat di kediaman Morizon Fina, Bupati Kupang Yosef Lede, bersama Gabungan Kelompok Tani Apren Jaya duduk bersama, berbincang mengenai dana bergulir bantuan Pemerintah, yang diterima Kelompok Tani Apren Jaya tahun 2014 silam.
Nilai dana bergulir yang diserahkan Pemerintah saat itu senilai 100 juta, kini nilainya bertambah 150 jutaan lebih, karena dikelola dan digunakan secara baik dan tepat sasaran oleh Kelompok Tani Apren Jaya.
Mendengar langsung hal itu, Bupati Kupang merasa kagum dan memberikan apresiasi kepada gabungan kelompok tani Apren terhadap pengelolaan dana bergulir yang baik, dan terus dimanfaatkan hingga saat ini.
“Hari ini baru saya dengar, kalau dana bergulir yang sudah begini lama, masih ada juga, masih bergulir. Dan mestinya ada perhatian lebih dari pemerintah untuk masyarakat dan kelompok tani yang seperti ini, tetap bertanggung jawab atas apa yang sudah diterima”, ungkap Lede.
Menurutnya, Masyarakat Apren Jaya adalah Orang-orang yang bertanggungjawab. Sehingga tidak salah jika Pemerintah memberikan dana bergulir bagi Desa ini. Ada asas manfaatnya, Masyarakat Betul-betul dibantu.
Bupati Kupang selalu berupaya membantu Masyarakat dengan seluruh daya yang ada di Pemerintah.
Peran perbankan dalam dana bergulir sangat diperlukan, yaitu perbankan bisa melayani kredit dengan bunga yang sangat ringan, bantu petani kembangkan usaha.
“Kelompok Tani Apren Jaya, kelompok tani yang sudah teruji dari 2014 hingga sekarang bertanggungjawab atas dana tersebut, luar biasa. Dan ini harus menjadi contoh bagi desa-desa lainnya di Kabupaten Kupang”, puji Bupati.
Sementara Ketua Gabungan Poktan Apren Jaya, Okto Noti pastikan dana bergulir tersebut, akan tetap dimanfaatkan secara baik, bisa terus bertambah.
Ia juga inginkan, bisa dapatkan bantuan tambahan lainnya dari Pemerintah, dalam rangka membantu kelompok tani dalam menjalankan usaha.
“Kalau bisa ada lagi tambahan modal dari pemerintah, ataupun dalam bentuk sarana produksi pertanian seperti mesin pipil jagung”, harap Okto.
Hadir dalam pertemuan tersebut, Kadis Perkim Tonci Teuf, Kadis Pertanian Amin Juariah, Kabag Prokopim Benidiktus Selan, Camat Amarasi Janwar Modok. (***)












