Berita  

Yosef Lede Hadiri Ibadah Bersama Jemaat Lopo Maus Desa Tunfeu

Ket. Foto: Pose Bersama.
Ket. Foto: Pose Bersama.

KabupatenKupang_IndoNusra.com Bupati Kupang, Yosef Lede didampingi Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan Tonci Teuf, menghadiri Ibadah Kebangsaan dan syukur panen di Jemaat GMIT Lopo Maus Tualeun, Desa Tunfeu, Kecamatan Nekamese, Kabupaten Kupang dipimpin Pendeta Eveline Lewaherilla, Minggu (03/08).

Dalam Khotbahnya, sesuai tema bulan kebangsaan GMIT “Allah peduli dan memiliki rencana bagi Bangsa Indonesia”, pendeta Eveline mengatakan kekuatan doa menunjang surga. Ikuti rancangan Allah agar terberkati.

“Banyak dari kita kehilangan harapan, konflik terjadi dimana-mana, kuncinya adalah tetap dekat dengan Tuhan. Ada kala kita berbuat baik, belum tentu orang baik ke kita, apalagi tidak berbuat apa-apa. Jangan menyerah, dan tetap berserah agar hidupmu terberkati”, beber Eveline.

Pendeta Eveline melanjutkan khotbahnya, sebagai orang percaya, kita yakin punya Allah yang tidak tinggal diam, Allah yang peduli. Dan jemaat yang selalu bersyukur adalah Jemaat yang jauh dari rasa kekuatiran.

“Tuhan pasti peduli, Tuhan pasti menyediakan. Apapun hasilnya, kita percayai berkat Tuhan terus mengalir. Kita mesti bangun kesadaran bahwa Allah itu peduli bagi setiap orang yang percaya”, ucap pendeta Eveline

Usai ibadah, Bupati Yosef Lede dalam sambutannya mengajak Jemaat untuk selalu panjatkan rasa syukur atas segala kebaikan Tuhan.

“Ada sukacita yang terjadi hari ini, bertemu, bersatu dalam perayaan syukur di bulan kebangsaan, sekaligus syukur atas hasil panen yang diterima Jemaat. Ini undangan Tuhan untuk sama-sama kita nyatakan rasa syukur itu”, pungkasnya.

Baginya, hati yang bersyukur adalah hati yang selalu dekat dengan Sang Pencipta.

“Saya jadi Bupati karena doa masyarakat. Saya Dewan di Kabupaten Kupang tiga periode, itu juga karena doa masyarakat. Jika ada rasa syukur, Tuhan pasti menyertai”, urainya.

Baca Juga  Wabup Kupang, Pembangunan Harus Bertumpu Pada Peningkatan kesejahteraan Masyarakat

Hasil panen yang diperoleh jemaat, wajib disyukuri agar tetap terberkati.

“Kalau Tuhan sudah kasih tanah yang subur, cuaca yang bagus, maksimalkan dengan baik. Jangan malas tanam”, bebernya.

Ia menjelaskan, Pemerintah sekarang lagi menggenjot pertanian dalam rangka menunjang program ketahanan pangan Presiden RI.

Ia mau, pangan di beli langsung dari jemaat/masyarakat sendiri, guna membantu peningkatan perekonomian.

“Akan ada banyak program-program yang langsung menyentuh masyarakat, biar ada peningkatan kesejahteraan. Dengan giat bekerja maka disitu ada berkat”, ucapnya.

Selain itu, Dirinya mengingatkan bahwa di bulan kebangsaan ini dalam memeriahkan HUT RI, tidak ada kegiatan yang dilaksanakan di kecamatan, semua terpusat di Oelamasi. Pesta rakyat, UMKM, karnaval, pesparawi dan rangkaian lomba dan acara lainnya akan ramai di Oelamasi.

Mengakhiri sambutannya, Ia inginkan kerja kolaborasi, Pemerintah, Gereja dan Masyarakat saling mendukung, berikan kepedulian membangun Kabupaten Kupang menuju Kabupaten Emas. (***)

Penulis: Boy LoinatiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *