Bupati Kupang Apresiasi Mantan Rektor Undana Kupang, Pro. Fred Benu

Ket. Foto: Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Profesor Fred Benu saat Meninjau Alat yang di Berikan Kepada Warga.
Ket. Foto: Bupati Kupang, Yosef Lede, bersama Profesor Fred Benu saat Meninjau Alat yang di Berikan Kepada Warga.

KabupatenKupang_IndoNusra.com Bupati Kupang Yosef Lede memberikan apresiasi Setinggi-tingginya kepada mantan Rektor Undana Kupang, Profesor Fred Benu bersama Tim, terkait riset mengenai Biomassa sebagai Energi terbarukan.

Terima kasih juga Orang Nomor Satu Kabupaten Kupang ini sampaikan atas dukungan dari PT.Timor Bio Energy.

Bupati Kupang, Yosef Lede saat acara Launching Riset Inovatif-produktif (Rispro), Program pendanaan riset pembangunan berkelanjutan inklusivitas Indonesia Timur, integrasi hutan energi dan peternakan Rakyat di Propinsi NTT bagi pembangkit co-firing PLTU guna mendukung pengembangan energi baru terbarukan di Desa Sahraen, Kecamatan Amarasi Selatan, Kabupaten Kupang, Kamis (07/08).

Menurutnya, segala hal yang berhubungan bagi kepentingan Masyarakat, guna peningkatan perekonomian, Dirinya pasti akan mendukung.

Salah satu nya, yang dilakukan Prof. Fred Benu yakni bekerjasama dengan PT. PLN (Persero) untuk mengembangkan potensi Biomassa dari tanaman Lamtoro sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara dalam bentuk wood chips.

“Tanaman lamtoro itu mudah tumbuh. Dengan potensi alam yang luar biasa ini, manfaatkan lahan kosong. Manfaatkan sebagai salah satu sumber penghasilan dan mata pencaharian tetap, bila berhasil pasti dapat meningkatkan perekonomian. Alurnya seperti apa komunikasikan dengan ahli dari rispro undana”, jelas Lede.

Lanjutnya, buat Warga Desa Sahraen, program ini tentu akan mendapatkan pendampingan dari ahli dan berdampak positif bila ada kemauan dan kerjasama yang baik. Dan dapat mendorong Perekonomian.

Sementara Ketua Tim Peneliti Rispro  Profesor Fred Benu dalam laporannya menerangkan, keberhasilan riset biomassa woodchip lamtoro diperoleh dirinya sejak tahun 2022.

Dan di tahun 2025, Ia menunjukkan keunggulannya di tingkat Nasional dengan memenangkan hibah dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) melalui skema Riset Inovatif Produktif (Rispro).

Baca Juga  Pemerintah Desa Oepaha Dukung Program Pemerintah Pusat

Dari ratusan peneliti yang mengikuti kompetisi ini, hanya dua yang berhasil meraih pendanaan hibah, salah satunya Prof. Fred Benu.

Drinya menerangkan, dalam Program ini, dibangun unit produksi woodchip di Desa Sahraen Amarasi Selatan.

Lokasi ini dipilih karena memiliki potensi tanaman Lamtoro yang sangat besar yakni mencapai sekitar 3.000 hektare.

Lamtoro menjadi pilihan terbaik untuk pengembangan program biomassa secara berkelanjutan.

“Harga jual woodchip mengikuti harga batu bara, sehingga masyarakat mendapat nilai ekonomi yang kompetitif dari hasil tanam mereka”, ucapnya.

Selanjutnya, CEO PT.Timor Bio Energy, Yusak Victor menyatakan rasa syukur atas dukungan yang diberikan Bupati Kupang bersama tim peneliti Rispro Undana dalam mengembangkan tanaman lamtoro.

Ia berikan bantuan satu unit mesin di rumah produksi wood chips energi terbarukan di Desa Sahraen, dalam membantu mengembangkan produksi lamtoro.

Kerja sama dengan Undana adalah bagian Program CSR, dan keberlanjutan Program ini butuh kekompakan dan keuletan.

Ia berharap, mesin yang Dirinya titipkan dapat dimaksimalkan.

Acara dilanjutkan dengan peresmian Rumah Produksi Wood Chips Energi Terbarukan di Desa Sahraen.

Turut hadir, Kepala Dinas Perkim Tonci Teuf, anggota DPRD Kabupaten Kupang Yorim Kristofel Banu, Camat Amarasi Selatan dan masyarakat Desa Sahraen. (***)

Penulis: Boy LoinatiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *