Presiden RI Angkat Bicara Terkait Insiden Anarkis yang Terjadi

Ket. Foto: Presiden RI, Prabowo Subianto secara Tegas saat Pidato yang Berlangsung di Istana Negara yang di Hadiri para Ketua Partai Politik.
Ket. Foto: Presiden RI, Prabowo Subianto secara Tegas saat Pidato yang Berlangsung di Istana Negara yang di Hadiri para Ketua Partai Politik.

Kupang_IndoNusra.com Presiden RI, Prabowo Subianto angkat bicara terkait Aksi Masyarakat yang anarkis beberapa hari dalam akhir Bulan Agustus yang terjadi di Beberapa Daerah.

Berdasarkan kutipan media ini dari akun Facebook Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato singkatnya di Istana Negara hari Minggu (31/08).

Saudara-saudari sebangsa dan setanah air, Negara menghormati kebebasan penyampaian pendapat dan aspirasi murni dari Masyarakat.

Terhadap petugas yang melakukan kesalahan, Polri telah melakukan pemeriksaan dengan cepat, transparan, dan terbuka kepada publik.

Para pimpinan DPR juga telah sepakat akan mencabut beberapa kebijakan, termasuk besaran tunjangan dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri, dan bagi para Ketua Umum Partai Politik.

Dirinya telah mendapat laporan bahwa pihaknya telah mengambil langkah tegas terhadap para Anggota DPR yang menyampaikan pernyataan keliru, terhitung 1 September 2025.

“Kami menghormati kebebasan berpendapat, seperti diatur dalam United Nations International Covenant on Civil and Political Rights Pasal 19 dan UU 9 Tahun 1998”, pungkasnya.

Aspirasi dapat disampaikan secara damai, namun jika ada aktivitas anarkis, perusakan fasilitas umum, hingga penjarahan, itu pelanggaran hukum dan negara wajib hadir untuk melindungi rakyatnya.

Ia sampaikan bahwa Kepada Polri dan TNI, “Saya perintahkan untuk mengambil tindakan setegas-tegasnya terhadap perusakan fasilitas umum, penjarahan rumah individu, dan Sentra-sentra ekonomi sesuai hukum yang berlaku”, tegas Prabowo.

Kepada pimpinan DPR, kementerian, dan lembaga, saya minta untuk mengundang tokoh masyarakat hingga mahasiswa, untuk berdialog langsung, menerima masukan, dan koreksi.

Kepada seluruh Masyarakat, silakan sampaikan aspirasi secara damai. Dirinya memastikan akan didengar, dicatat, dan ditindaklanjuti.

Dirinya meminta seluruh Warga Negara untuk percaya kepada Pemerintah dan tetap tenang. Pemerintah yang Ia pimpin bertekad untuk selalu memperjuangkan kepentingan Rakyat, termasuk rakyat yang paling kecil dan tertinggal.

Baca Juga  Polri Temukan 3 Produsen Minyak Kita Dijual Tidak Sesuai Kemasan

“Mari kita jaga persatuan nasional. Indonesia sudah berada di ambang kebangkitan, jangan mau diadu domba. Suarakan aspirasi dengan damai, tanpa kerusuhan, tanpa penjarahan, tanpa merusak fasilitas umum. Semangat nenek moyang kita adalah gotong royong. Marilah kita bergotong royong menjaga lingkungan, keluarga, dan negara kita”, pesan Presiden RI.

Turut hadir, Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, serta sejumlah pimpinan partai politik, antara lain Wakil Ketua Umum Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Sekjen PKS Muhammad Khalid, Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh. (***)

Penulis: Boy LoinatiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *