KabupatenKupang_IndoNusra.com– Warga Oesao tumpah ruah di lahan pertanian Kelurahan Oesao, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, menyambut hangat kehadiran Anggota DPR RI Usman Husin dalam acara panen raya bawang merah yang dilaksanakan oleh Kelompok Tani “Maju Bersama Kelompok Tani fajar pagi dan kelompok wanita Tani Oesao” hari Kamis (09/09/25).
Kegiatan ini menjadi sorotan karena tak hanya menampilkan keberhasilan Petani lokal, namun para Petani berhasil mengolah lahan seluas 6 hektare bawang merah varietas terbaru yang turun langsung dan disaksikan oleh Usman Husin.
Pada kesempatan itu, Anggota DPR RI Partai Kebangkitan Bangsa itu menegaskan bahwa pentingnya peran pertanian dalam menggerakkan Ekonomi Masyarakat.
“Pertanian bukan hanya pekerjaan musiman. Ini adalah fondasi ekonomi rakyat. Kalau kita serius mendukung petani, maka kita sedang membangun masa depan bangsa dari akar rumput”, tegas Kader Partai Kebangkitan Bangsa di hadapan para petani dan tokoh Masyarakat.
Kelompok Tani “Maju Bersama Kelompok Tani fajar pagi dan kelompok wanita tani Oesao. berhasil membuktikan bahwa petani Kupang tidak bisa dipandang sebelah mata.
Dengan segala keterbatasan, mulai dari minimnya alat pertanian hingga bibit yang dibeli secara mandiri, para Petani telah sukses mengirimkan hasil panen bawang merah hingga 80 ton ke luar NTT, termasuk ke Kalimantan dan Papua.
Ketua Maju Bersama Kelompok, Simson Sere mengungkapkan rasa bangganya dan mengapresiasi kehadiran Usman Husin yang dianggap membawa semangat dan harapan baru bagi petani.
“Selama ini kami kerja tanpa bantuan. Tapi hari ini kami percaya, suara petani didengar langsung oleh wakil rakyat. Kami butuh alat, pertanian”, ungkap Simson disambut tepuk tangan meriah.
Aspirasi Mengalir, Komitmen Ditegaskan.
Dalam sesi dialog terbuka, para petani menyampaikan aspirasi mereka secara langsung. Mereka mengeluhkan kurangnya alat pertanian, akses air, dan kebutuhan akan teknologi pertanian yang lebih modern.
Permintaan akan hand traktor roda empat, cultivator, dan sumur bor menjadi suara bulat dari seluruh kelompok tani yang hadir, termasuk Kelompok Tani “Fajar Pagi” dan Kelompok Wanita Tani.
Menanggapi hal tersebut, Usman Husin berkomitmen untuk membantu pengadaan alsintan (alat dan mesin pertanian) sebagai bagian dari dukungannya terhadap pengembangan pertanian di Kabupaten Kupang.
“Saya tidak hanya datang untuk panen, tapi juga untuk dengar langsung dan pastikan petani kita tidak dibiarkan berjalan sendiri. Tahun ini saya siap bantu alsintan traktor, cultivator, dan sumur bor. Karena hasil tak akan maksimal tanpa dukungan alat yang memadai”, ujarnya.
Pertanian sebagai Pilar Ekonomi Daerah.
Dalam wawancara dengan media, Usman Husin menegaskan bahwa pertanian harus menjadi prioritas pembangunan daerah, terutama di wilayah seperti NTT yang memiliki potensi besar tetapi sering kali kurang perhatian.
“Negara ini kuat kalau desa-desa dan petaninya kuat. Kita mulai dari sini, dari Oesao, dari Kupang. Saya yakin, kalau kita dukung petani secara serius, mereka bisa menjadi tulang punggung ekonomi lokal”, tambahnya. (Sonaf NTT/Yuantin)






