KabupatenKupang_IndoNusra.com– 10 Pejabat yang di Lantik dan di Ambil Sumpah dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kupang Tahun 2025 ini berdasarkan Surat Keputusan Bupati Kupang, No: 821. 12/04/BKPSDM. KAB. KPG/2025 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil dan Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kupang.
Serta Surat Kapela Badan Kepegawaian Negara No: 26475/F-A. 02. 03/SE/F/2025 tanggal 11 November 2025, perihal Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Kabupaten Kupang.
Bupati Kupang, Yosef Lede dalam sambutannya mengatakan, sebagaimana di wajibkan dalam peraturan perundang-undangan, pengisian jabatan pimpinan tinggi Pratama harus di lakukan melalui seleksi terbuka yang obyektif, transparan, akuntabel, transparan, akuntabel, dan kompetitif.
Untuk 10 jabatan yang di buka tercatat 39 Orang pelamar mendaftar dan mengikuti seleksi administratif, 34 Orang di nyatakan memenuhi syarat dan 5 Orang di nyatakan tidak memenuhi syarat.
Setelah melalui proses seleksi berjenjang hingga penetapan akhir, hari ini secara resmi di Lantik 10 Pejabat hasil seleksi terbuka.
Momentum ini menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang konsisten menjalankan reformasi birokrasi secara profesional dan berlandaskan sistem merit.
Pelantikan hari ini merupakan upaya penyegaran agar birokrasi dinamis, adaptif, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan pengisian jabatan ini diharapkan muncul energi baru. Perspektif baru, dan sinergi yang lebih kuat dalam meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan Daerah.
“Kepada seluruh pejabat yang menerima amanah baru. Saya sampaikan selamat dan apresiasi. Jabatan adalah bentuk kepercayaan dan tanggung jawab moral kepada masyarakat. Karena itu saya menitipkan empat pesan penting”, jelasnya Rabu, (10/13) sore.
Pertama, bekerjalah dengan hati setiap kebijakan harus lahir dari ketulusan dan semangat melayani Rakyat. Kedua, peka terhadap kebutuhan Masyarakat. Turunlah ke lapangan, pahami tantangan Rakyat, dan hadirkan solusi nyata. Ketiga, bangun kerja sama lintas sektor. Birokrasi tidak berdiri sendiri, tetapi harus bekerja bersama DPRD, lembaga adat, Tokoh Agama, dunia usaha, dan Masyarakat.
Dan keempat, jaga integritas dan jadilah teladan. Kejujuran, disiplin, dan keberanian dalam mengambil keputusan yang benar adalah ciri pemimpin yang berintegritas.

Pada kesempatan itu, Ia memberi perhatian serius kepada Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD karena telah memasuki musim penghujan dan Kabupaten Kupang merupakan Daerah dengan Potensi bencana yang tinggi seperti banjir, angin kencang, dan tanah longsor.
“Saya berharap saudara membangun sistem siaga bencana yang cepat dan responsif, memastikan seluruh personel BPBD siap siaga 24 jam, memperkuat koordinasi dengan TNI, Polri, Camat, Desa, Lurah, dan Komunitas Masyarakat, serta memastikan informasi peringatan dini sampai kepada warga tepat waktu”, pungkasnya.
Dirinya juga memberikan pesan strategis kepada Kepala BAPENDA terkait penguatan fiskal daerah.
“Kita semua mengetahui bahwa dana transfer dari pusat mengalami penyesuaian dan sebagian terjadi pemangkasan. Kondisi menuntut kita meningkatkan pendapatan asli Daerah (PAD) secara signifikan dan berkelanjutan. Untuk itu saya meminta agar capailah bahkan lampaui target pad yang telah di tetapkan”, beber Lede.
Pelantikan dan pengukuhan jabatan tidak sekedar melaksanakan, tetapi lebih dari itu tentang lahirnya tanggung jawab baru yang harus di jaga dengan Sungguh-sungguh.
Dirinya percaya bahwa Saudara-saudari yang di Lantik adalah Pribadi yang telah melalui proses panjang dan teruji integritas, kompetensi, serta loyalitasnya. Karena itu, gunakanlah jabatan ini untuk bekerja dengan hati yang tulus, berpikir visioner, serta bertindak cepat dan tepat demi kepentingan Masyarakat Kabupaten Kupang.
“Proses seleksi terbuka ini cukup panjang, penuh dengan lika liku. Ini merupakan langkah yang cukup panjang. Saya sangat berharap dan juga sering mengingatkan di mana-mana bahwa jabatan itu tidak ada yang abadi. Kita akan berkomitmen dengan fakta integritas yang sudah di bacakan dan sudah di tanda tangani tadi. Penilaian kinerja tetap dijalankan. Karena dalam pelantikan ini tidak ada pertimbangan dalam unsur politik. Tidak ada pandang suku, agama, dan juga unsur tim sukses’, tegasnya.
Ia menambahkan, Pertimbangan yang perlu di perhatikan ke depan adalah kinerja. Lebih memotivasi pada kinerja.
“Kita saling membantu, Harus membantu kami bertiga, kalau tidak sesuai dengan regulasi kasi tau kami. Sehingga di kemudian hari tidak menimbulkan potensi-potensi yang tidak baik”, pintanya.
Berikut 10 Nama-nama yang dilantik.
1). Novianto Amtiran, S. STP sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah,
2). Alfons A. Ganggas, S. Sos., M. Si, Kepala Badan Pendapatan Daerah,
3). Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Kesak Feoh, S. T., M. T.
4). Kepala Dinas Kesehatan, dr. Desimieti Ngatriani
5). Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Febriantu Imanuel Salukh, S. T., M. T
6). Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi kreatif, Martin Kinov Timate, S. Sos
7). Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, John Alexander Sula, S. Tp,
8). Kepala Dinas Perhubungan, Frits J. Kuhurima, S. H,
9). Kepala Dinas Perikanan, Yaret F. A. Tamoes, S. T., M. M, dan
10). Kepala Satuan Polisi Pamong Praja l, Aprion J. Lona, S. H.
Turut hadir, Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, Sekda Kabupaten Kupang, Mateldius Soleman Jilis Sanam, Ketua dan Staf KPU Kabupaten Kupang, Para Rohanian, para Pimpinan OPD, dan undangan lainnya. (Yuantin)


















