KabKupang_IndoNusra.com– Bupati Kupang, Yosef Lede secara resmi membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Tingkat Kabupaten Kupang yang berlangsung di GOR Komitmen, Desa Oelnasi, Kecamatan Kupang Tengah, Senin (03/08) Pagi.
Dalam sambutannya, Bupati Kupang menyampaikan Rakor memiliki arti strategis sebagai wadah memperkuat kolaborasi antarpemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah, meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, serta mempercepat pelaksanaan program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan tidak dapat dilaksanakan secara parsial, dibutuhkan sinergi, gotong royong, dan tanggung jawab bersama agar setiap program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat”, jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya menyiapkan Sumber Daya Manusia yang unggul dan adaptif di tengah pesatnya perkembangan teknologi, tanpa mengabaikan penguatan karakter, moral, dan jati diri bangsa sebagai fondasi pembangunan daerah.
Point-point penting yang di sampaikan Bupati Kupang yakni, pelaksanaan peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Tahun ini, perayaan akan dilaksanakan secara serentak di seluruh kecamatan di Kabupaten Kupang, berlangsung mulai 7 hingga 17 Agustus 2026. Pembukaan kegiatan dipusatkan di Kecamatan Amfoang Timur sebagai wilayah perbatasan negara, sedangkan penutupan akan dilaksanakan di Kecamatan Semau”, ungkapnya.
Dirinya meminta seluruh camat, kepala desa, lurah, kepala sekolah, kepala puskesmas, dan seluruh unsur terkait agar mengoordinasikan seluruh rangkaian kegiatan secara tertib sehingga masyarakat dapat menikmati perayaan kemerdekaan dengan aman, meriah, dan tetap menjunjung nilai persatuan.
Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Bupati kembali menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kupang untuk menjaga netralitas penyelenggaraan Pilkades.
Ia menegaskan tidak akan ada intervensi terhadap proses demokrasi di tingkat desa dan memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh masyarakat yang memenuhi persyaratan untuk mencalonkan diri sebagai kepala desa.
Sektor pendidikan, Ia menyoroti pengembangan Program Sekolah Rakyat sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Ia mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kupang memperoleh tambahan dukungan anggaran sebesar Rp.125 miliar untuk meningkatkan kapasitas Sekolah Rakyat yang sudah berdiri di Desa Oelnasi Kecamatan Kupang Tengah dan masih berkapasitas 1000an siswa, sehingga lewat pengembangan mampu menampung sekitar 2.000 peserta didik.
Bupati meminta seluruh camat, lurah, kepala desa, dan perangkat daerah untuk memperbaiki validitas data masyarakat miskin agar Anak-anak yang berhak memperoleh kesempatan bersekolah tidak kehilangan haknya akibat kesalahan pendataan.
Selain Sekolah Rakyat Bupati Yosef Lede, juga menyampaikan bahwa Kabupaten Kupang akan menjadi daerah pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang mendapatkan pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi dengan dukungan anggaran Rp.250 miliar dan rencana pembangunan Universitas Rakyat di Kab. Kupang dengan nilai 300an miliar.
“Ini merupakan kesempatan besar bagi Kabupaten Kupang. Kita ingin anak-anak kita mendapatkan pendidikan terbaik di daerah sendiri. Karena itu saya mengajak seluruh pihak mendukung program ini agar benar-benar memberi manfaat bagi generasi muda Kabupaten Kupang,” ujar Bupati.
Dalam bidang pelayanan sosial, Bupati mendorong peningkatan kepesertaan masyarakat dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Pemerintah Kabupaten Kupang menargetkan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan sehingga tidak ada lagi warga yang mengalami kesulitan memperoleh pelayanan kesehatan akibat belum terdaftar sebagai peserta BPJS.
Selain itu, Bupati juga menginstruksikan percepatan sertifikasi tanah untuk aset pemerintah, sekolah, puskesmas, rumah ibadah, dan berbagai fasilitas umum lainnya. Menurutnya, kepastian hukum atas kepemilikan tanah menjadi syarat penting dalam mendukung pembangunan dan revitalisasi fasilitas publik.
Dirinya juga menambahkan beberapa hal yakni yang perlu dilaksanakan adalah rencana pelaksanaan nikah massal gratis, pengembangan program Desa Terang melalui pemanfaatan energi surya, penguatan Gerakan Kabupaten Kupang Bersih, percepatan pelayanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan, kemudahan pelayanan perizinan usaha, percepatan penurunan stunting, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana kekeringan, serta penguatan validitas data masyarakat sebagai dasar penyaluran berbagai bantuan pemerintah.
Ia mengajak seluruh perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa untuk terus meningkatkan koordinasi, memperbaiki kualitas data, serta memperkuat pelayanan publik agar seluruh program pembangunan dapat berjalan efektif dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Dirinya mengajak seluruh jajaran pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat kolaborasi, serta bekerja dengan penuh tanggung jawab demi mewujudkan Kabupaten Kupang yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera sesuai visi pembangunan daerah. (***)












