KabKupang_IndoNusra.com– Terwujudnya Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Kupang, Yosef Lede dan Aurum Titu Eki mengadakan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pelabuhan Rakyat (Multi Fungsi) di Desa Bolok, Kecamatan Kupang Barat, NTT hari Selasa, (13/10).
Bupati Kupang, Yosef Lede pada kesempatan itu mengatakan, pembangunan pelabuhan ini bukan sekedar untuk penyebrangan, tetapi untuk aktivitas perikanan. Pelabuhan ini multi fungsi.
“Jadi mohon maaf, dermaga rakyat ini dia selain untuk penyebrangan manusia atau masyarakat umumnya, tetapi juga untuk para nelayan. Pembangunan ini dalam rangka mewujudkan visi misi saya dan ibu wakil Bupati. Jadi bangun ini dermaga yang sudah tertuang dalam RPJMD”, ungkapnya.
Rel pembangunan Kabupaten Kupang yang harus dilaksanakan. Ia menjelaskan bahwa keuangan yang di kelola itu merupakan keuangan negara, tetapi jangan melupakan berkat Tuhan.
Sehingga perlu memanfaatkan keuangan negara ini untuk bagian dari masyarakat. Seperti beberapa hari lalu pemerintah mengadakan Peletakan Batu Pertama Patung Kristus Memberkati, dan juga kebutuhan para ASN lingkup Pemkab Kupang, serta hari ini-red, pembangunan pelabuhan multi fungsi ini kebutuhan masyarakat.
“Kalau ini tiga bisa kita laksanakan, maka lengkaplah sudah kesempurnaan apbd kita. Porsinya mungkin tidak sama, tetapi kita harus berikan bagi yang berhak menerima. Jadi kalau membangun ini saya rasa tidak soal, karena kita buat untuk yang baik. Jadi kalau ada yang omong tidak baik itu hal biasa, kota minta supaya awasi kita untuk kerja yang baik”, ungkapnya.
Dirinya menegaskan sekali lagi bahwa anggaran ini di perjuangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati yang di peruntukan untuk menjawab Visi dan Misi Bupati dengan Wakil Bupati Kupang.
Lanjutnya, Ia menguraikan bahwa walaupun dalam kondisi efisiensi anggaran, jangan pernah bermimpi bahwa anggaran itu di dapatkan secara gampang.
“Kadang ada yang bilang bupati ni hanya jalan-jalan sa Pi datang Kupang jakarta. Tidak apa-apa kalau untuk membangun lalu ada yang kritik itu wajar-wajar sajalah. Itu bagian dari motivasi, bagian pengingat supaya kita bisa bekerja secara baik, secara teratur untuk membangun ini kabupaten kupang”, tuturnya.
Selain itu dalam pembangunan harus melihat kualitasnya supaya dapat di rasakan oleh masyarakat. Karena ini menjawab satu kerinduan masyarakat semau, yang satu saat Pelindo akan menutup penyebrangan Kupang-Semau di pelabuhan Tenau.
“Karena satu saat Pelindo minta ko tutup, maka Ferry tidak mungkin layani setiap hari. Palingan 1 Minggu satu kali nyebrang. Nah maka akses penyebrangan masyarakat semau-kupang terhalang”, pungkasnya.
Sebenarnya semua ini karena kebutuhan masyarakat sehingga tidak di tutup. Karena penyerangan di pelabuhan itu melanggar aturan. Sehingga Ia bersama wakil Bupati Kupang mencari solusi yang sudah tertuang dalam visi misi RPJMD sehingga adanya peletakan batu pertama.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kupang, Frids Kuhurima dalam penyampaian laporan mengatakan, peletakan batu pertama ini merupakan tujuan bagian dari upaya penyediaan sarana dan prasarana yang dapat menunjang bagian dari ekonomi, yang juga berfungsi sebagai tempat persandaran perahu serta menumbuhkan ekonomi di pelabuhan Bolok.
Menciptakan lapangan kerja baru bagi warga lokal di sekitar bongkar muat perdagangan di sekitar pelabuhan ini.
Pelaksanaan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pelabuhan Rakyat Bolok sebagai tanda di mulainya tahapan pembangunan fisik.
“Kami berharap seluruh proses pembangunan dapat di laksanakan sesuai dengan perencanaan, memenuhi standar mutu, teknis, keselamatan, dan memperhatikan tapatan waktu, serta mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabel”, tegasnya.
Pembangunan pelabuhan ini terdiri dari, pembangunan area parkir kurang lebih 57X20 meter, pembangunan terminal ukuran 12X8 meter, pembangunan pos jaga 03X03 meter, pembangunan tower, pembangunan klose panjang ukuran 205X08 meter, pembangunan bryg water ukuran 85 meter.
Total anggaran yang di gunakan sebanyak Rp.8 miliar lebih, bersumber dari dana APBD DAU Kabupaten Kupang Tahun 2026. Konsultan perencana, CV. Moment Engineering, dan akan di laksanakan oleh CV. Tuak Mandiri.
Sementara Ketua lembaga Adat Desa Bolok, Kristofel Neno pada kesempatan itu menyampaikan limpah terima kasih kepada pemerintah kabupaten kupang, karena atas kepedulian pemerintah, maka bisa terjawab.
“Tidak ada kata lain yang kami sampaikan kepada pemerintah kabupaten kupang, di bawah pimpinan Bupati Kupang, Yosef lede dan Aurum Obe Titu Eki semua ini bisa terjawab”, tuturnya.
Semoga pembangunan ini berjalan baik, dan dapat di rasakan manfaatnya oleh masyarakat desa Bolok, dan masyarakat sekitarnya.
Mewakili Ketua DPRD melalui Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Hengki Loden mengatakan bahwa pembangunan ini juga tidak terlepas dari anggaran yang sudah ditetapkan dalam RPJMD.
Dirinya mengapresiasi Bupati dan Wakil Bupati Kupang di tangan Kepemimpinan, Yosef Lede dan Aurum Obe Titu Eki dalam perjalanan tahun 2 lebih, adanya pembangunan berjalan baik.
“Ini akan membawa dampak peningkatan ekonomi dan UMKM masyarakat desa Bolok, dan kecamatan Kupang Barat. Sekiranya anggaran yang di manfaatkan untuk pembangunan pelabuhan rakyat ini dapat berjalan dengan baik”, bebernya singkat.
Turut hadir, Wakil Bupati Kupang, Kapolsek Kupang Barat atau Mewakili, Danramil Kupang Barat atau Mewakili, Camat Kupang Barat, Kepala Desa Bolok, Asisten I Setda Kabupaten Kupang, Balai Perhubungan Darat, sebagian Kepala Dinas, Tokoh Masyarakat, dan ASDP Bolok, serta undangan lainnya. (Yuantin)












