Daerah  

Kepala Desa Tasikona Bantah Pernyataan Ferianus Leoanak Tidak Benar

Ket. Foto: Salah Satu Bentuk Rumah milik Warga Desa Tasikona yang akan Menerima Bantuan Rumah Layak Huni.
Ket. Foto: Salah Satu Bentuk Rumah milik Warga Desa Tasikona yang akan Menerima Bantuan Rumah Layak Huni.

KabupatenKupang_IndoNusra.com Kepala Desa Tasikona, Baltasar Malenan membantah pernyataan Ferianus Leoanak salah satu Tokoh Masyarakat Desa Tasikona terkait Calon Penerima Manfaat Bantuan Rumah Layak Huni tidak tepat sasaran.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Tasikona, Baltasar Malenan kepada media ini Senin (08/09) malam via Telphone WhatsApp.

Dirinya mengatakan bahwa pernyataan yang di sampaikan Ferianus Leoanak itu tidak benar.

Rumah Warga Desa Tasikona.
Rumah Warga Desa Tasikona.

Karena Nama-nama yang mendapatkan bantuan Rumah Layak Huni sudah terdaftar di Dinas PUPR Provinsi NTT.

Sehingga bertepatan dengan moment perayaan HUT RI Ke-80 bulan Agustus lalu, salah satu pendamping dari Dinas terkait menginformasikan ke Kepala Desa Tasikona bahwa di Desa Tasikona terdapat 5 Warga yang menerima bantuan rumah layak huni.

Jadi yang sudah di sampaikan Ferianus Leoanak itu tidak benar.

“Jadi ini bukan kita merekayasa, Ferianus itu ada-ada saja. Semua nama yang terima itu sudah dari pemerintah propinsi, bukan kita yang menyerahkan itu nama-nama”, ujarnya.

Sebagai Kepala Desa tidak mengetahui Nama-nama penerima manfaat. Dari Dinas sendiri yang menginformasikan.

Dirinya menambahkan bahwa Ferianus Leoanak ini setiap kali ada bantuan, tentu Ia selalu buat ricuh.

“Karna setiap bantuan ferianus ini biasanya bikin ricuh bukan hanya saya yg menjabat ko mantan kepala desa 2 yg lain jg seperti ini seperti nya jaman Bpk mantan. Habel Bois mereka baku pukul di kantor camat”, tulis Baltasar via pesan WhatsAppnya. (Yuantin)

Baca Juga  Gunakan Uang Pribadi, Yosef Lede Serahkan Kunci Rumah Bantuan bagi Janda Maria Metnope
Penulis: Boy LoinatiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *