Kupang_IndoNusra.com– Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Kupang Jika ke Depan Dalam Satu Tahun di Masa Kepemimpinan yang baru tidak ada Prestasi dan Perkembangan maka akan di berhentikan.
Hal ini diungkapkan Bupati Kupang, Yosef Lede dalam sambutannya saat Pelantikan dan Pengukuhan Ketua dan Anggota PSSI Kabupaten Kupang Periode 2025-2029 bertempat di Aula Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Jln. R. A. Kartini Kota Kupang, NTT Senin (29/09) malam.
Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan PSSI Provinsi NTT Nomor:23/PSSI-NTT/KEP/VII/2025.
Pantauan media ini, Penyerahan Petaka dari Ketua PSSI lama ke Ketua PSSI yang Baru yakni Mateldius S. J. Sanam. Penyerahan Panji atau Petaka PSSI tersebut demi mengembang tugas keolahragaan dan menjunjung tinggi PSSI.
Petaka sebagai simbol kepemimpinan dalam mengembangkan sepak bola di Kabupaten Kupang, dan siap untuk di kibarkan di seluruh penjuru dan tetap semangat.
Bupati Kupang Yosef Lede pada kesempatan itu sedikit mengkritisi slogan PSSI Kabupaten Kupang.
Dengan slogan Sepak Bola Kabupaten Kupang, menang menang menang. “ini apa? Slogan baru, maen kalah baru saya main kamu”, beram Bupati Kupang.
Dirinya meminta kepada Ketua PSSI Kabupaten Kupang yang lama 3 periode, Johanis Mase agar selalu membangun koordinasi dengan PSSI Kabupaten Kupang yang baru agar Sepak Bola di Kabupaten Kupang jadi yang terbaik.
“Pak Anis, tolong bantu yang pemimpin baru. Jika ada yang salah tolong diinformasikan agar jadi yang terbaik. Jangan bilang tidak ketua lagi lalu tidak di pakai. Tetap kita pakai untuk sepak bola kabupaten kupang lebih maju”, pinta Bupati Kupang.
Dirinya menjelaskan bahwa dengan kondisi keuangan Negara dan Daerah yang luar biasa sulit, tetapi untuk Olahraga jangan dipersulit.
“Jika kita kasih keluar banyak-banyak lalu kalau kalah terus juga sama saja. Jadi semua ini kuncinya ada di pengurus baru yang sekarang. Kita harus cari bibit yang baik, jadi jangan kalah terusan saja. Seperti slogan tadi bilang menang menang menang. Mau menang itu butuh kerja sama yang baik”, ujarnya.
Jika ke depan di masa kepemimpinan yang baru apa bila berjalan satu tahun dan tidak ada perubahan, dan peningkatan maka akan di berhentikan.
Sebagai Bupati dan Wakil Bupati akan menuntun bola kaki di kabupaten kupang agar bisa jadi hidup lagi.
“Saya mohon dengan sangat hormat bagi pengurus yang baru agar urus baik-baik ini sepak bola di kabupaten kupang. Saya urus perkemi ini juara dunia. Bukan nasional. Kalau PSSI Kabupaten Kupang di urus secara baik maka kabupaten kupang akan jadi baik. Saya yakin pak teldi ketua baru ini arah sepak bola di kabupaten kupang akan hidup dan bangkit”, bebernya.
Ketua PSSI Kabupaten Kupang, Teldi Sanam pelantikan ini merupakan amanat dan tanggung jawab yang cukup besar, sehingga di butuhkan perjalanan kinerja dengan Pemerintah Daerah dan seluruh pecinta sepak bola.
“Kami membuka diri dengan semua pihak, karena sepak bola bukan hanya menjadi milik kita pengurus, tetapi milik kita semua. Karena itu dukungan dan partisipasi masyarakat sangat kami butuhkan demi kemajuan sepak bola di kabupaten Kupang”, pintanya.
Drinya bersama jajaran PSSI Kabupaten Kupang mengajak semua untuk bersatu, bekerja, dan berjuang bersama demi melahirkan prestasi serta menjadikan sepak bola sebagai kebanggaan di Kabupaten Kupang.
Ketua PSSI Propinsi NTT, Kristian Buik mengatakan bahwa ini jadi momentum kebangkitan sepak bola di kabupaten Kupang. Karena cukup lama sepak bola kabupaten Kupang tertidur panjang.
Kabupaten Kupang pernah menjuarai ETMC sebanyak 6 kali.
Berbicara tentang sepak bola ini merupakan regulator. Sepak bola ini milik semua Orang.
“Sepak bola ini kalau mau di bilang olahraga situ ban. Selama ini perhatian kita kepada olahraga itu hanya berbasis tingkat Nasional. Tapi kalau bicara olahraga yang berdampak, hanya olahraga sepak bola yang berdampak.
“Selama ini perhatian kita kepada olahraga itu hanya berbasis Nasional. Ke depan ini kalau bisa sampai ke luar negeri. Kedepan saya berharap tolong kasi prioritas terhadap sepak bola. Karena sepak bola ini di kelola dengan baik akan menghasilkan pad”, ungkapnya.
Dirinya meminta kepada Bupati Kupang agar ke depan kalau bisa Kabupaten Kupang mempunyai Stadion. Apa lagi Tahun 2028 NTT akan menjadi tuan rumah PON.
Sehingga Kabupaten Kupang juga munculkan Pemain-pemain yang hebat, dan juga di usia SMA agar bisa dapat diperhatikan karena banyak bibit-bibit yang baik untuk sepak bola ini muncul.
Ia menambahkan bahwa ke depan juga Kabupaten Kupang adakan sepak bola Putri. Maka itu Ia mengajak PSSI Kabupaten Kupang agar mengadakan turnamen sepak bola Putri.
Turut Hadir Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, Ketua dan Pengurus PSSI Provinsi NTT, pengurus PSSI Kabupaten Kupang, Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Johanis Mase, Kepala Bank NTT Cabang Kabupaten Kupang, dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Kupang, Eliazer Teuf, Kepala Prokopim Kabupaten Kupang, Beny Selan. (Yuantin)






